Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Jawa Timur, minta masyarakat terutama di pesisir pantai tetap siaga pascagempa berkekuatan 5 skala richter (SR), Kamis (14/2).
"Kami minta warga meningkatkan kewaspadaan," tegas Kepala BPBD Kabupaten Malang, Bambang Istiawan kepada Media Indonesia.
Hal itu diperlukan agar warga selain mengandalkan teknologi, juga memahami kewaspadaan bencana secara mandiri meski sudah ada alat peringatan dini tsunami yang terpasang di Pantai Tamban selatan Malang.
"Ada alat peringatan tsunami di Pantai Tamban milik BNPB. Alat peringatan longsor terpasang di Sitiarjo," tegasnya.
Baca juga: Gempa Lebak tidak Sebabkan Kerusakan di Sukabumi
Ia menjelaskan gempa di 123 kilometer barat daya Kabupaten Malang, kedalaman 10 kilometer berpusat di koordinat 9,35 LS dan 112,51 BT itu tidak menimbulkan tsunami atau kerusakan bangunan.
Guncangan gempa dirasakan hingga Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Selopuro, Wlingi dan Kota Blitar. Sejauh ini belum ada gempa susulan, juga tidak ada peningkatan permukaan air laut.
Sementara Kepala Subseksi Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Malang, Mudji Utomo mengaku sudah mengecek sejumlah kecamatan di selatan Malang.
"Ini semua camat menginformasikan aman," katanya. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved