Headline

Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa. 

Antisipasi Cuaca Buruk Pupuk Kaltim Perkuat Stok

Denny Susanto
13/2/2019 15:05
Antisipasi Cuaca Buruk Pupuk Kaltim Perkuat Stok
(ANTARA)

PT Pupuk Kaltim terus memperkuat stok pupuk untuk wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah guna mengantisipasi ancaman cuaca buruk yang dapat mengganggu distribusi pupuk. 

Cuaca buruk juga ikut mempengaruhi terjadinya pergeseran musim tanam padi di Kalsel dan Kalteng.

Pimpinan Cabang PT Pupuk Kaltim wilayah Kalsel-Kalteng, Abdul Khalik, Rabu (13/2), mengatakan kondisi cuaca buruk akhir-akhir ini dikhawatirkan dapat mengganggu distribusi pupuk dari pabrik Pupuk Kaltim di Bontang ke wilayah Kalsel-Kalteng. 

"Selama ini distribusi pupuk dari Bontang melalui jalur laut menggunakan kapal. Kondisi cuaca buruk di perairan dikhawatirkan dapat mengganggu distribusi pupuk," tuturnya.

Karena itu pihaknya terus memperkuat stok cadangan pupuk jenis urea dan NPK untuk dua provinsi ini. 

Saat ini ada lima kapal milik Pupuk Kaltim yang sandar dan proses bongkar pupuk masing-masing KM Niaga 56, KM Mutia Ladjoni di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, KLM Zafa Prima Setia di Pelabuhan Batulicin, KM Bahar Mas di Pelabuhan Sampit dan KM Sarana Lintas Nusantara di Pelabuhan Kumai. 

Kelima kapal ini mengangkut lebih 10.000 ton pupuk jenis urea dan NPK.

 

Baca juga: Pastikan Distribusi Lancar Rini Tinjau Gudang Pupuk

 

Berdasarkan data Pupuk Kaltim, stok pupuk di Kalsel untuk jenis urea mencapai 4.868 ton dan NPK sebanyak 8.393 ton yang diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan petani hingga April mendatang. 

Sementara stok pupuk di wilayah Kalteng untuk jenis urea sebanyak 7.530 ton dan NPK sebanyak 7.534 ton atau cukup untuk kebutuhan hingga Juni mendatang.

"Stok pupuk kita berlimpah. Memang sengaja kita lakukan untuk antisipasi cuaca buruk," ujarnya. 

Di sisi lain menurut Abdul Khalik cuaca buruk juga ikut menyebabkan terjadinya pergeseran musim tanam sehingga serapan pupuk juga belum mencapai puncaknya. 

Musim tanam Oktober-Maret bergeser dan sebagian wilayah baru memulai tanam pada Februari dan sebagian lagi pada Maret dan April mendatang.

Guna kelancaran proses pendistribusian pihaknya terus berkoordinasi dengan instansi terkait agar distribusi pupuk dapat memenuhi enam kaidah tepat yaitu tepat waktu, jenis, lokasi, jumlah, mutu dan harga.

Termasuk menangkal penyimpangan distribusi pupuk subsidi ini ke industri.

Abdul Khalik mengakui di lapangan masih terjadi kasus-kasus keluhan petani yang sulit mendapatkan pupuk karena tidak tercatat sebagai anggota RDKK maupun masalah harga pupuk di luar HET karena permainan pedagang eceran atau kesepakatan petani yang meminta pupuk didistribusikan sampai rumah. 

Di Kalsel-Kalteng HET pupuk jenis urea ditetapkan sebesar Rp1.800 perkilogram dan NPK sebesar Rp2.300 perkilogram.

Saat ini PT Pupuk Kaltim memiliki 7 distributor wilayah Kalsel dan 4 distributor wilayah Kalteng dengan jumlah kios resmi berjumlah 473 buah kios. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya