Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
KEDATANGAN calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno di Pati, Jawa Tengah, disambut ratusan pendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin, seperti ketika di Wonogiri. Ratusan pendukung capres dan cawapres nomor 01 itu sudah menunggu dari pagi berjajar di sepanjang jalan menuju tempat pelelangan ikan (TPI) Juwana.
Pemantauan Media Indonesia Rabu (30/1), ratusan warga Pati yang merupakan pendukung Jokowi-Amin sejak pagi telah menunggu kedatangan Sandiaga yang akan mulai kunjungan kampanye di beberapa tempat.
Ketika iring-iringan rombongan Sandiaga mulai memasuki jalan menuju TPI, ratusan warga langsung menyambut dengan mengacungkan telunjuk jari sembari teriak 'Jokowi...Jokowi....Jokowi...' secara serempak ke arah mobil rombongan yang melintas di depannya.
"Di sini kandang banteng (PDI Perjuangan), itulah cara kami menyambut Sandiaga Uno yang berkunjung ke sini, kami sudah sejak pagi menunggu," kata salah seorang warga, Sutarto, setelah mobil rombongan Ssndiaga berlalu.
Baca juga: Ratusan Kiai di Jatim Kawal Jokowi sampai Desa
Penyambutan yang sama juga dilakukan ratusan warga Pati saat rombongan Sandiaga memasuki Pati, mereka mengelu-elukan Jokowi di sepanjang jalan saat rombongan mobil cawapres nomor urut 02 itu mulai memasuki Kota Pati setelah kunjungannya di Wonogiri.
Sementara itu, sesampai di TPI Juwama, Sandiaga Uno disambut puluhan nelayan yang sebagian menyampaikan permasalahan terutama kesulitan tentang pembatasan gerak soal cantrang terutama menyangkut regulasi yang tidak kunjung selesai.
"Sudah empat tahun kami berjuang untuk dapat kepastian tentang regulasi cantrang, sejak ada pelarangan cantrang kami kesulitan karena saat ini dibatasi wilayah melaut," kata Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), Juwana Rasmijan.
Menanggapi keluhan itu, Sandiaga mengaku akan menampung aspirasi mereka dan juga berjanji akan membuat kebijakan yang pro terhadap para nelayan cantrang terlebih kondisi nelayan saat ini dinilai cukup sulit.
"Kami juga perihatin dengan kondisi nelayan cantrang yang sampai saat ini masih belum mendapatkan legalitas," kata Sandiaga. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved