Headline

Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.

Dampak Siklon Tropis Riley Masih Terasa, Nelayan tidak Melaut

Liliek Dharmawan
27/1/2019 19:15
Dampak Siklon Tropis Riley Masih Terasa, Nelayan tidak Melaut
(Foto LILIEK DHARMAWAN)

DAMPAK Siklon Tropis Riley yang berada di sebelah selatan Nusa Tenggara Timur (NTT) masih terasa di Samudra Hindia sebelah selatan Cilacap, Jawa Tengah (Jateng) yang menyebabkan ketinggian gelombang hingga 4 meter dan kecepatan angin hingga 30 knot. Karena itu, sebagian besar nelayan tidak melaut. Kalau ada yang melaut, waktunya terbatas.

Pengamat cuaca Stasiun Meteorologi BMKG Cilacap Nurfaijin mengatakan dampak adanya seklon tropis Riley adalah gelombang tinggi dan angin kencang.

"Di wilatah Samudra Hindia sebelah selatan Jateng dan DIY, ketinggian gelombang diperkirakan antara 2,5-4 meter. Sedangkan kecepatan angin maksimal dapat mencapai 30 knot. Kondisi itu, tentu membahayakan bagi nelayan terutama yang memakai kapal kecil," kata Nurfaijin, Sabtu (26/1).

Baca juga: Gelombang Tinggi, Pelayaran ASDP Kupang Masih Lumpuh

Sementara Ketua Kelompok Nelayan Pandanarang, Cilacap Tarmuji mengatakan kalau sebagian nelayan di Cilacap tidak melaut karena sudah sepekan terakhir cuacanya buruk.

"Sebagian nelayan masih melaut, tetapi tidak berani jauh-jauh dari bibir pantai. Paling kalau melaut mulai jam 05.00 WIB sampai jam 10.00 WIB pada saat angin belum kencang dan ombak belum terlalu tinggi. Umumnya, saat ini, ikan yang muncul adalah bawal dan udang jerbung. Namun, hasilnya juga tidak terlalu banyak. Sebagian besar nelayan menunggu cuaca membaik," jelasnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya