Headline

Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.

Dua Orang di Jateng Selatan Tewas Akibat Angin Kencang

Liliek Dharmawan
23/1/2019 14:30
Dua Orang di Jateng Selatan Tewas Akibat Angin Kencang
(dok. MI)

ANGIN kencang yang menerjang sejumlah kabupaten di Jawa Tengah (Jateng) bagian selatan, sejak Selasa (22/1) malam, menyebabkan dua orang meninggal dunia akibat tertimpa pohon dan baliho di tempat terpisah.

Angin kencang menerjang Kelurahan Gunungsimping, Kecamatan Cilacap Tengah, merobohkan pohon asem yang lantas menimpa M Ashar Syafsudin, 42, dan menyebabkan korban meninggal dunia. Sementara satu korban mengalami luka berat, yakni Pasha Rafi, 8, dan dua orang luka ringan Abdul Ghofur dan Sri Malinda.

Sedangkan di Banjarnegara, Khonsum, 59, tewas setelah dirinya tertimpa baliho caleg saat mengendari sepeda motor.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap Tri Komara Sidhy mengatakan angin kencang yang terjadi di Cilacap merobohkan sebuah pohon di Kelurahan Gunungsimping.

"Akibatnya, seorang tewas, satu luka berat dan dua lainnya luka ringan akibat tertimpa pohon tersebut," kata Tri Komara.

Baca juga: Malang Raya Diterjang Angin Kencang, 45 Pohon Tumbang

Ia meminta masyarakat untuk waspada terhadap kemungkinan datangnya angin kencang. Oleh karena itu, jika terjadi angin kencang, masyarakat harus menjauhi pepohonan dan lebih baik berada di bangunan yang aman.

Sementara Kepala Pelaksana Harian BPBD Banjarnegara Arif Rahman mengatakan peristiwa tumbangnya pohon yang menimpa pesepeda motor terjadi pada Selasa (22/1) sekitar jam 19.00 WIB di jalan raya Batur-Dieng.

"Baliho roboh dan mengenai pengendara sepeda motor yakni Khonsum, warga Desa Batur, Kecamatan Batur, Banjarnegara. Korban meninggal akibat mengalami luka pada dahi," ujar Arif.

Angin kencang juga dilaporkan terjadi di Purbalingga. Tiga kecamatan yang dilanda angin kencang adalah Bobotsari, Karanganyar dan Karangreja.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Purbalingga Muhsoni menyampaikan angin kencang meluluhlantakkan sejumlah bangunan dan rumah warga.

"Umumnya, kerusakan disebabkan karena tertimpa pohon tumpang dan atapnya mengalami kerusakan akibat diterpa angin kencang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut," ungkapnya.

Sedangkan di Banyumas, angin kencang melanda beberapa kecamatan di antaranya Cilongok, Ajibarang dan Pekuncen. Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Banyumas Kusworo mengatakan sejumlah pohon tumbang menimpa rumah dan merintangi jalan di beberapa wilayah.

"Di Ajibarang, ada bangunan yang atapnya porak poranda akibat angin kencang serta baliho roboh. Di wilayah Pekuncen, sejumlah rumah mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon. Demikian juga dengan Kecamatan Cilongok. Kami mengimbau agar warga tetap waspada, apalagi saat sekarang ada potensi angin kencang dan hujan lebat," tuturnya.(OL-5)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik