Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Rekam KTP-E, Tiga Disdukcapil Solo Raya Masuk Rutan Kelas I Surakarta

Widjajadi
17/1/2019 18:45
Rekam KTP-E, Tiga Disdukcapil Solo Raya Masuk Rutan Kelas I Surakarta
()

DEMI menyukseskan Pemilu 2019, tiga dinas kependudukan dan catatan sipil (Disdukcapil) di Solo Raya, yakni Kota Solo, Kabupaten Karanganyar dan Kabupaten Sukoharjo masuk ke Rumah Tahanan (Rutan ) Kelas I Surakarta.

Mereka melakukan perekaman kartu tanpa penduduk elektronik (KTP-E) bagi ratusan warga binaan. Hal itu sebagai upaya melindungi hak pilih hingga nantinya bisa dipergunakan dengan baik.

"Perekaman KTP-E ini merupakan program kerja sama antara Kementerian Hukum dan HAM dengan Kementerian Dalam Negeri. Ini persiapan  mengikuti pesta demokrasi, sehingga warga binaan yang belum melakukan  rekam KTP-E bisa dilayani di dalam Rutan oleh petugas Disdukcapil dari  tiga wilayah, yakni Kota Solo, Karanganyar dan Sukoharjo," tegas Kepala Rutan Kelas I Surakarta, M Ulin Nuha, di tengah kegiatan perekaman KTP-E  untuk ratusan warga binaan, Kamis ( 17/1).

Ulin memaparkan semula ada 285 warga binaan asal Kota Solo yang dimintakan untuk rekam KTP-E. Namun, setelah dilakukan verifikasi,  jumlahnya menyusut menjadi tinggal 126 orang. Adapun warga binaan asal Karanganyar yang memerlukan rekam KTP-E sebanyak 125 orang dan Kabupaten Sukoharjo 107 orang.

Lebih jauh disebutkan, jumlah warga binaan yang belum rekam data  tersebut dilakukan oleh petugas Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil  (Dispendukcapil) tiap kabupaten dan kota. Secara keseluruhan, warga binaan di Rutan Kelas 1 Surakarta ada 646  orang yang terdiri 599 laki-laki dan sisanya wanita. Sebagian besar dari mereka sudah memiliki KTP-E.

Pada bagian lain, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Solo Suwarta mengatakan tujuan perekaman KTP-E untuk warga binaan adalah untuk menyukseskan Pemilu 2019. "Jangan sampai ada warga yang terlewatkan, sehingga tidak bisa menggunakan hak pilihnya pada 17 April. Karena itu kami masuk ke sini, melaksanakan program kerja sama Kemendagri  dan Kemenkum dan HAM ini," tandas Suwarta. (A-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya