Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Dana Mitigasi Bencana di Cilacap Minim, Kurang dari Rp1 Miliar Setahun

Liliek Dharmawan
13/1/2019 19:00
Dana Mitigasi Bencana di Cilacap Minim, Kurang dari Rp1 Miliar Setahun
(dok.mi)

ANGGARAN mitigasi bencana di Cilacap, Jawa Tengah (Jateng) minim, kurang dari Rp1 miliar setahun. Alokasi tersebut berasal dari dana bencana melalui Badan Penanggulangan Bencana Dawerah (BPBD) Cilacap 2019 yang dianggarkan Rp6,9 miliar.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Cilacap Tri Komara Sidhy mengakui kalau alokasi anggaran untuk penanggulangan bencana cukup minim pada tahun anggaran 2019, hanya Rp6,9 miliar. 

"Dari jumlah tersebut, kurang dari Rp1 miliar dipergunakan untuk mitigasi bencana. Padahal, mitigasi  bencana itu sangat penting dalam rangka pengurangan risiko bencana," jelas Tri Komara, Minggu (13/1).

 

Baca juga: Cuaca di Perairan Selatan Jateng dan DIY Kembali Memburuk

 

Ia mengatakan mitigasi bencana merupakan upaya untuk menyiapkan masyarakat dalam menghadapi pra bencana, bencana maupun pascabencana. Mitigasi bencana dilaksanakan di 24 kecamatan yang ada di Cilacap dengan fokus bencana sesuai dengan potensi yang ada di daerah setempat. 

"Selain melakukan mitigasi bencana untuk masyarakat, pihaknya juga berencana membangun sarana dan prasarana untuk mengurangi risiko bencana. Misalnya untuk pembangunan talud dan bukit terbuka hijau," katanya.

Bahkan, lanjut Tri Komara, BPBD Cilacap telah mengajukan bantuan dana ke pemerintah pusat senilai Rp40 miliar. Tetapi sampai sekarang belum ada realisasinya. 

"Cilacap itu merupakan zona merah bencana. Sebab, hampir seluruh bencana berpotensi terjadi, kecuali letusan gunung. Kerawanan bencana yang ada di Cilacap adalah tsunami, gempa, longsor, banjir, angin puting beliung dan tanah bergerak. Semuanya pernah terjadi di Cilacap," ujar Tri Komara. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya