Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Daerah (Pemda) di sejumlah kabupaten di Jawa Timur (Jatim), melakukan penanganan dampak terjangan angun beliung yang terjadi di wilayah mereka.
Di Tuban, Pemkab memberikan bantuan bagi korban yang rumahnya roboh dan di Bojonegoro Tim Reaksi Cepat (TRC) melakukan pemotongan pohon yang melintang akibat terjangan angin kencang.
"Betul, korban yang rumahnya roboh telah kita berikan santunan," kata Camat Widang, Sartono kepada Media Indonesia, Kamis (10/1) pagi.
Dikatakannya, santunan yang berupa uang tunai sebesar Rp15 juta itu diberikan kepada korban musibah setelah Tim Verifikasi Pemkab yang melibatkan BPBD setempat melakukan analisa di lokasi terdampak. Bantuan uang tunai itu diberikan Pemkab melalui Badan Nasional Amil Zakat (Basnaz) Pemkab Tuban.
"Iya, kemarin kita serahkan. Bukan terlambat tapi, memang perlu verifikasi data," tambahnya.
Diharapkannya, santunan itu dapat membantu korban yang rumahnya roboh akibat terjangan angin beliung pada pekan lalu. Terjangan angin beliung yang terjadi pada Rabu (2/1) mengakibatkan rumah milik Kastini, 60, warga Dusun Pencol RT 02/ RW 04 Desa/KecamatanWidang roboh hingga rata dengan tanah.
Baca juga: Klaten Diterjang Angin Kencang
Musibah ini terjadi setelah hujan deras dan angin kencang melanda kawasan setempat. Kondisi tersebut mengakibatkan korban mengalami kerugian materi hingga Rp50 juta. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Di Bojonegoro, TRC melakukan pemotongan serumpun bambu yang roboh dan menimpa jembatan di Dusun Demping, Desa Dayu kidul, Kecamatan Kedungadem. Serumpun bambu itu roboh setelah diterjang angin kencang yang disertai hujan deras, kemarin.
Pembersihan pohon bambu yang tumbang dan menutup jalan serta jembatan di Dusun Demping itu dilakukan TRC, gabungan Tim BPBD dan petugas pemadam kebakaran setempat.Pembersihan itu dilakukan dengan segera karena pohon yang tumbang itu juga menimpa kabel salura listrik hingga menyebabkan tiang listrik roboh.
"Personel harus menyebrang sungai dan jembatan untuk mencari posisi pemotongan yang mudah. Bersyukur, semua tuntas kita laksanakan. Jembatan bisa dilalui kembali," pungkas Kabid Pemadam Kebakaran Pemkab Bojonegoro, Sukirno, secara terpisah. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved