Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
GETARAN gempa bekekuatan magnitudo 5,4 yang terjadi di Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (8/1) dirasakan pula warga yang tinggal di dekat Gunung Tangkuban Parahu, Bandung Barat, Jawa Barat.
Eko Setiono, warga Desa Cikole, Kecamatan Lembang, Bandung Barat, Jabar mengaku merasakan guncangan gempa selama beberapa detik. Spontan, ia dan keluarganya segera bergegas ke luar rumah untuk menghindari kemungkinan terburuk.
"Saya menyuruh anak dan istri keluar rumah, takut ada apa-apa, soalnya guncangannya cukup terasa. Apalagi, baru sekarang saya merasakan gempa di Lembang setelah hampir setahun tidak terjadi apa-apa," kata Eko.
Berdasarkan data Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG)), pusat gempa bumi berada di Samudera Indonesia di sebelah selatan Pulau Jawa bagian barat. Berdasarkan tatanan tektonik, perairan selatan Jawa dipengaruhi oleh zona tunjaman lempeng Indo-Australia ke bawah lempeng Eurasia, sehingga memberikan kontribusi tektonik di laut maupun di daratan Pulau Jawa.
"Wilayah di sekitar pusat gempa bumi disusun oleh batuan sedimen berumur tersier dan batuan gunung api berumur terasier hingga kuarter. Batuan tersier yang terlapukan serta batuan berumur muda pada umumnya bersifat urai dan dapat mengamplifikasi guncangan gempa bumi," demikian keterangan PVMBG.
Baca juga : Gempa di Sukabumi Terasa di Tasikmalaya
Adapun penyebab gempa bumi ini, lanjut PVMBG, dijelaskan bahwa berdasarkan lokasi pusat gempa bumi dan kedalamannya, gempa berada pada jalur kegempaan (Zona Benioff). Gempa bumi berasosiasi dengan aktivitas penunjaman Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia.
Selain di Sukabumi, dampak guncangan gempa bumi juga dirasakan di Pos Pengamatan Gunung Salak, Gunung Gede di Kecamatan Cipanas Cianjur. Kemudian Gunung Tangkuban Parahu Subang dan Gunung Guntur di Garut dengan intensitas II MMI (Modified Mercalli Intensity).
Berdasarkan informasi BMKG, guncangan gempa bumi dirasakan di Sukabumi dan Pelabuhan Ratu dengan intensitas III MMI, di Bandung sebesar II-III MMI, di Pangandaran, Lembang, Cibareno dan Lebak dengan intensitas II MMI. (OL-8)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved