Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Longsor Gununghalu Putuskan Akses Warga

Depi Gunawan
08/1/2019 17:45
Longsor Gununghalu Putuskan Akses Warga
(MI/DEPI GUNAWAN )

DUA kejadian tanah longsor terjadi di wilayah Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (8/1). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun dampaknya, akses penghubung antar desa terputus serta dua ruang kelas SMA terancam roboh.

Di Kampung Cicariu Rt 02/14 Desa Sirnajaya, Kecamatan Gununghalu, akses jalan penghubung dua desa tertutup material longsor yang berasal dari perkebunan warga. Peristiwa ini terjadi pada Senin (7/1) sekitar jam 21.00 WIB.

Belum diperoleh keterangan lebih lanjut karena tim BPBD masih melakukan penanganan (assesment) di lapangan. Longsor diakibatkan hujan deras yang turun di wilayah Gununghalu. Hingga Selasa siang, warga masih bergotong royong menyisihkan material tanah.

Di tempat berbeda, longsor juga menimpa SMAN 1 Gununghalu di Desa Sirnajaya pada Selasa (8/1) dini hari. Dilaporkan dua unit ruang kelas mengalami rusak pada bagian tiang pengangga karena tertimpa kirmir sehingga cukup rawan digunakan proses belajar mengajar siswa.

Berdasarkan keterangan saksi yang disampaikan Kapolsek Gununghalu, AKP Ikhwan Heryanto, bencana di SMAN 1 Gununghalu tersebut diakibatkan hujan deras ditambah efek dari gempa yang terjadi di Tasikmalaya. Dia menyatakan, longsor tidak sampai menimbulkan korban, tapi mengakibatkan kerugian materi sekitar Rp70 juta.

"Saksi menerangkan longsor di SMAN 1 Gununghalu akibat hujan yang turun sejak pukul 19.00 WIB. Dia juga menyebutkan kejadian itu dipicu oleh getaran gempa di Tasikmalaya," bebernya.

 

Baca juga: BMKG Medan Minta Masyarakat Waspadai Kebakaran Hutan

 

Sementara, Plt Kasi Trantib Satpol PP Kecamatan Gununghalu, Jajat Sudrajat menerangkan, aparat pemerintahan setempat telah menurunkan alat berat untuk mengeruk material longsoran di Kampung Cicariu. Karena kondisi cuaca kurang mendukung, pengerukan tanah akan memakan waktu hingga dua hari.

"Diperkirakan, pengerukan tidak akan langsung beres hari ini karena material tanahnya cukup banyak," ungkapnya.

Dia mengaku, selain menutup akses warga, timbunan material longsor juga jatuh ke lahan pesawahan warga yang belum sempat ditanami. 

"Jalan yang terkena longsor itu merupakan akses utama warga, untuk sementara ini tidak bisa dilewati kendaraan," jelasnya.

Mengenai longsor di SMAN 1 Gununghalu, dia menambahkan, meski tidak menyebabkan kerusakan parah, pihak sekolah telah melakukan antisipasi dengan mengosongkan empat ruang kelas. 

"Yang rusak hanya tiang penyangga, tidak ada bangunan yang roboh. Aktivitas belajar pun masih berjalan seperti biasa," tambahnya. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya