Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN lebat disertai angin kencang di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Senin (7/1) petang, mengakibatkan talud sungai di Desa Ponggok dan Desa Turus, Kecamatan Polanharjo, longsor hingga menggerus lahan pekarangan penduduk di bantaran sungai tersebut.
Hujan lebat juga menyebabkan Sungai Kaligawe di Desa Kupang, Kecamatan Karangdowo, meluap hingga menggenangi permukiman penduduk. Hal ini terjadi akibat aliran sungai tersumbat rumpun bambu yang hanyut diterjang banjir.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Klaten, Bambang Giyanto, mengatakan talud sungai yang longsor di Desa Ponggok, tepatnya di Dukuh Umbulsari, sepanjang 30 meter. Sedangkan talud yang ambrol di Dukuh Jetis, Desa Turus, mencapai 40 meter.
Longsor talud di Desa Ponggok dan Desa Turus, karena tak mampu menahan arus deras sungai setelah diguyur hujan lebat. Kejadian longsor membuat waswas keluarga Suharjo, warga Umbulsari. Pasalnya, lahan pekarangannya tergerus longsor tersebut.
Baca juga: Hujan Deras, Jalan Protokol di Bojonegoro Tergenang
Adapun banjir di Desa Kupang, Karangdowo, akibat luapan Sungai Kaligawe. Air sungai meluap lantaran tersumbat rumpun bambu yang ambrol dan hanyut terbawa banjir. Namun, kata Bambang, genangan banjir di permukiman warga malam itu cepat surut.
Selain itu, hujan lebat disertai angin kencang menerjang beberapa wilayah di Klaten, antara lain di Kecamatan Tulung, Karanganom, dan Polanharjo. Kejadian angin kencang itu menyebabkan pohon tumbang, serta merusak rumah penduduk dan sarana ibadah.
"Hujan lebat disertai angin kencang merusak atap rumah penduduk dan satu pustaka masjid di Polanharjo. Kemudian di Karanganom, kejadian pohon tumbang menimpa jaringan listrik dan menutup akses jalan," beber Kalak BPBD Klaten, Selasa (8/1).
Untuk penanganan rumah rusak dan pohon tumbang akibat bencana alam tersebut, BPBD Klaten malam itu juga langsung menerjunkan tim reaksi cepat (TRC) dengan didukung TNI, Polri, dan warga masyarakat setempat. (OL-3)
Pada 1 hingga 25 Januari 2026 telah terjadi sebanyak 58 kejadian bencana di Kabupaten Majalengka dengan 2.253 warga dan 716 rumah yang terdampak.
Total nilai bantuan sebesar Rp295.499.850 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Pada hari ketiga, petugas kembali menemukan sembilan body pack yang diserahkan kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat.
Cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang mengguyur wilayah Bandung Barat selama dua hari berturut-turut memicu pergeseran tanah skala besar.
Dalam peristiwa ini, terdapat dua orang tertimpa pohon tumbang saat melintas menggunakan sepeda motor. Korban mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis.
WAKIL Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menyatakan lokasi longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, merupakan lahan milik Perhutani.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved