Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Ratusan Warga Panik Sambangi RSUD Drajat

Wibowo Sangkala
23/12/2018 15:20
Ratusan Warga Panik Sambangi RSUD Drajat
()

Ratusan warga mendatangi RSUD Drajat Prawiranegara, Serang, Banten, untuk mencari dan mengetahui keberadaan anggota keluarga mereka yang hilang, Minggu (23/12).

Kedatangan keluarga korban tsunami yang melanda sejumlah wilayah di Banten menambah kepanikan di RSUD Drajat Prawiranegara, Serang. Pihak rumah sakit akhirnya menempel daftar nama korban yang mereka tangani.

Dari daftar yang dimiliki rumah sakit, jumlah korban yang dirawat bertambah menjadi 33 orang yang mengalami luka akibat terjangan tsunami di wilayah Banten.

Salah seorang yang mendatangi RSUD Drajat Prawiranegara adalah Tini, 53 tahun, warga Bekasi yang mencari anaknya, Tia Dwi Ardianti, 23 tahun. Ia belum mendapati kabar anaknya pascatsunami yang ketika tsunami melanda berada di kawasan wisata Tanjung Lesung.

Tia adalah event organizer kegiatan gathering PT PLN Persero di Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten. Menurut Tini, hingga kini belum diketahui keberadaan putrinya.

"Sejak tadi malam jam sepuluh, Tia sudah tidak bisa dihubungi lagi," ujar Tini.

Keluarga sudah berupaya mencari ke berbagai rumah sakit di antaranya RSUD Pandeglang dan RSUD Banten, namun belum membuahkan hasil. "Saya sudah cari ke rumah sakit-rumah sakit tapi belum ketemu," tambah Tini. (A-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya