Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
ARUS mudik Natal dan tahun baru (Nataru) berbagai jalur Jawa Tengah sampai hari ini padat namun lancar. Lalu lintas tersendat di beberapa titik seperti exit tol dan rest area, namun tidak berlangsung lama dan kembali cair dalam beberapa menit.
Pemantauan Media Indonesia hingga Minggu (23/12) arus kendaraan mudik di tiga jalur yang sudah dipersiapkan di Jawa Tengah, yakni jalan
nasional (pantura), jalan Tol Trans-Jawa, dan jalur alternatif, mengalami kepadatan akibat meningkatnya volume kendaraan melintas hingga di atas 100%. Saat puncak mudik tadi malam, jumlah kendaraan ditaksir mencapai 84 ribu.
Hingga dini hari tadi, Minggu (23/12), di Jalan Tol Trans Jawa Penjagan-Brebes Timur Pemalang-Batan-Semarang-Bawen-Salatiga-Solo kendaraan dari arah barat (Jakarta) berjalan lancar. Arus tersendat antara lain di gerbang keluar tol Brebes Timur, Weleri, Krapyak, Banyumanik, Kaligawe, Ungaran, Bawen, serta rest area Batang.
Di rest area Weleri, Batang, kepadatan terjadi jelang dini hari, karena banyaknya pemudik yang memanfaatkan tempat itu untuk melepas penat. Akibatnya, tempat istirahat itu penuh dan memaksa sebagian pemudik memarkir kendaraan di bahu jalan Tol Trans Jawa ruas Batang-Semarang.
"Di Jawa Tengah lancar, kami terjebak kemacetan di tol mulai Bekadi Timur-Cikampek saja, selebihnya lancar," kata Kiki, 50, pemudik dari Bekasi dengan tujuan Semarang.
Kelancaran juga terlihat di jalan nasional, baik jalur pantura, jalur tengah, maupun jalur selatan. Meski jumlah kendaraan yang melintas sejak pagi hingga malam meningkat ketimbang sebelumnya, kendaraan masih bisa melaju dengan kecepatan sedang termasuk di perkotaan seperti Pemalang, Pekalongan, Kendal, dan Semarang.
Jalur alternatif yang telah disiapkan untuk menampung kendaraan saat terjadi kemacetan, terpantau lengang. Kendaraan kecil yang melintas masih didominasi kendaraan lokal.
Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah Kombes Bakharudin mengatakan meskipun puncak mudik telah terjadi pada Sabtu (22/12), diperkirakan jumlah pemudik masih cukup besar hari ini. "Kami prediksikan jumlah kendaraan meningkat masih besar hingga hari ini," tambahnya.
Kwrawanan kemacetan diperkirakan masih terjadi seperti mudik tahun lalu. Bakharudin mencontohkan di exit Brebes Timur. Akan tetapi, ia memastikan semua telah diantisipasi dan berjakan cukup lancar.
Empat jalan layang baru, yaitu di Dermoleng, Kesambi Prupuk, Klonengan, dan Kretek cukup membantu arah jalur selatan.
Selain di jalur mudik yang telah dipersiapkan, petugas juga telah mengantisipasi kemacetan di beberapa jalur wisata yang biasanya ramai dikunjungi saat liburan Natal dan Tahun Baru. Para petugas mengatur lalu lintas nonstop 24 jam sehari.
Dalam rangka mengantisipasi gangguan saat berlangsung mudik, Basarnas Jateng juga menyiagakan tim penyelamat di jalur bebas hambatan tol Trans-Jawa. Jalur tersebut diperkirakan menjadi jalur utama warga yang ingin menghabiskan waktu libur Natal dan Tahun Baru 2019.
"Selain menempatkan petugas beberapa titik di jalan tol itu, kami juga melakukan patroli di sepanjang ruas jalur utama mudik," kata Kepala
Basarnas Jawa Tengah Aris Sofingi. (A-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved