Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Survei LSI Ungkap Reuni 212 tak Berefek, Kiai Ma'ruf: Dugaan Kami Tepat

Micom
19/12/2018 22:30
Survei LSI Ungkap Reuni 212 tak Berefek, Kiai Ma'ruf: Dugaan Kami Tepat
(Ist)

CALON Wakil Presiden (Cawapres) KH Ma'ruf Amin mengaku sudah memprediksi bahwa Reuni Akbar 212 tidak akan berefek signifikan secara elektoral di Pemilihan Umum 2019.

Pengakuan cawapres pendamping Joko Widodo (Jokowi) itu untuk merespons temuan Lembaga Survei Indonesia (LSI) Denny JA yang menunjukkan elektabilitas duet bernomor urut 01 itu tetap meningkat pasca-aksi Reuni Akbar 212.

Kiai Ma'ruf mengatakan, dirinya sejak semula meyakini Reuni Akbar 212 tak akan berpengaruh pada elektabilitasnya. Hanya saja, mantan Rais Aam Syuriah Nahdlatul Ulama (NU) itu memang tidak mau mendahului hasil survei.

"Ketika hasil survei mengatakan 212 tidak berpengaruh, berarti dugaan kami tepat. Bahwa memang 212 tidak berkaitan dengan soal elektabilitas," ujarnya di depan awak media di Pondok Pesantren Al Masthuriyah, Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (19/12).

Ulama kondang yang akrab disapa dengan panggilan Abah itu menuturkan, Reuni 212 memang tak ada kaitannya dengan elektabilitas pasangan calon presiden dan cawapres. Buktinya, kata Abah, duet Jokowi-Amin terus menerima dukungan dari berbagai kalangan.

Ketua umum nonaktif Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu juga baru saja menerima deklarasi dukungan dari masyarakat Sukabumi Raya. Mayoritas nama dalam daftar penandatangan deklarasi itu adalah kiai dan ulama.

"Di luar dugaan saya bahwa dukungan begitu besar, antusias dan mereka membuat deklarasi siap memenangkan (Jokowi-Amin). Ulama-ulama sepuh semua datang, sampai jaraknya 50 kilometer dari Sukabumi paling ujung selatan mereka hadir. Artinya betul-betul mereka antusias karena itu kami punya harapan dan keyakinan bahwa di Sukabumi akan memenangkan (Jokowi-Amin) di pilpres akan datang," pungkas kiai yang dikenal sebagai pakar ekonomi syariah itu.

Baca juga: Kiai Ma'ruf Tegaskan Siap Hadapi Debat

Sebelumnya, LSI merilis hasil survei terbarunya bertitel 'Pertarungan Jokowi Vs Prabowo' Setelah Reuni 212. Berdasar temuan LSI, ternyata Reuni 212 tidak berpengaruh signifikan karena elektabilitas Jokowi-Amin masih di kisaran 54,2%, sedangkan Prabowo Subianto yang berpasangan dengan Sandiaga Uno hanya memiliki tingkat keterpilihan 30,6%.

Survei LSI justru memperlihatkan elektabilitas Jokowi-Amin naik setelah Reuni 212. Sebab, elektabilitas Jokowi-Amin pada survei November lalu masih di angka 53,2%.
 
Sebaliknya, elektabilitas Prabowo-Sandi yang saat ini di angka 30,6% justru turun daripada survei sebelumnya. Survei LSI November lalu menunjukkan elektabilitas duet bernomor 02 itu di angka 31,2%. (RO/OL-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya