Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
RENCANA pemindahan markas pemenangan Capres dan Cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno ke Jawa Tengah akan membangunkan banteng-banteng yang masih tertidur. Ketua DPD PDIP Jateng Bambang Wuryanto berterima kasih untuk itu.
Pemantauan Media Indonesia, Minggu (16/12), rencana pemindahan markas pemenangan Calon Presiden Prabowo Subianto dan Calon Wakil Presiden Sabdiaga Uno ke Jawa Tengah mendapat berbagai tanggapan. Apalagi Jawa Tengah dikenal sebagai kandang banteng yang merupakan pendukung fanatik Capres dan Cawapres Jokowi-Amin.
Menanggapi hal itu Ketua DPD PDIP Jawa Tengah Bambang Wuryanto mengatakan sangat menghargai hak setiap pengusung, karena Pilpres merupakan pertempuran untuk mengambil hati warga agar mengambil suara mereka dan dapat memenangi persaingan.
"Kami malah berterima kasih jika benar rencana pemindahan itu, karena kabar ini akan membangunkan banteng-banteng yang masih tertidur," kata Bambang Wuryanto yang juga Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Tengah.
Namun demikian Bambang Wuryanto mengingatkan bahwa pemindahan jangan sampai mengganggu kondusivitas Jawa Tengah, karena seluruh wilayah di provinsi ini sangat kobdusif seperti saat beberapa Pilkada dan Pilgub berlangsung.
Baca juga: Relawan #01Jokowi-Amin Berkampanye dengan London Bus Tour
Hal senada juga diungkapkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bahwa rencana pemindahan markas pemenangan capres dan cawapres nomor urut dua tersebut tidak akan menjadi permasalahan yang berarti.
Pemindahan markas Prabowo-Sandiaga yang rencananya akan dilakukan di Solo, Jawa Tengah itu, lanjut Ganjar, akan semakin membangkitkan semangat para pendukung dan pengusung pasangan Jokowi-Amin karena militansi warga di Jawa Tengah sudah terbuktikan.
"Mungkin tolok ukur yang dipergunakan perolehan suara pada Pilgub Jateng kemarin, tapi Pilgub yang menang kan saya," ujar Ganjar Pranowo.
Meskipun ada atau tidak rencana itu, menurut Ganjar para partai pengusung dan pendukung Jokowi-Amin tetap akan bekerja untuk memenangi Pilpres 2019 mendatang.
"Kita akan tetap bekerja dan berjuang memenangkan Jokowi-Amin," imbuh kader PDIP ini. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved