Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH kader dari Partai Amanat Nasional (PAN) di Sumatra Selatan melakukan deklarasi mendukung pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Pemilihan Umum Presiden 2019 mendatang.
Meski deklarasi hanya dihadiri sekitar 25 orang, para kader yang hadir mengklaim sebagian kader di Sumsel mendukung hal tersebut.
Salah satu kader PAN, Sholahudin, mengatakan, banyak kader yang sudah menyatakan mendukung Jokowi-Amin namun belum berani mengungkapkannya ke hadapan publik karena masuk dalam lingkaran partai.
Padahal, secara nasional, PAN mendukung paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019.
"Hal yang mendasari kami mendukung Jokowi-Amin karena kami sudah melihat pembangunan yang telah dilakukan Jokowi selama memimpin. Pembangunan di bumi pertiwi pun sangat membanggakan. Kami dan semua kader sudah menikmati jalan tol, LRT (light rail transit), Jembatan Musi 4 dan sebagainya. Selama masa kepemimpinan Jokowi pun sudah dilakukan pembagian sertifikat gratis, karenanya kami baik kader dan simpatisan se-Sumsel mendukung Jokowi-Amin nomor urut satu," ujarnya.
Sholahudin menerangkan, selaku kader yang merupakan masyarakat Sumsel tentu sudah melihat apa saja buah hasil kinerja Jokowi selama 4 tahun menjadi Presiden.
"Kita semua sudah melihat dan merasakan sendiri. Kami memberi dukungan untuk Jokowi berkesempatan maju dan memimpin untuk 2 periode. Agar Jokowi berkarya lebih jauh lagi, mempertahankan NKRI secara utuh," jelasnya.
Sholahudin menerangkan, deklarasi ini tidak ada sangkut paut dengan pengurus PAN di daerah dan pusat. Namun, ia berharap nantinya semua pengurus partai dapat termotivasi dan mengikuti langkah mendukung capres yang tepat.
"Tidak masalah jika kami diberi sanksi, kami ambil terbaik untuk negara. Harus berani, tidak bisa harus diam. Kader punya hak suara. Pembangunan di masa Presiden Jokowi sudah terlihat loh, Tol Palindra contohnya sudah bisa dilalui, nanti juga akan ada lebih banyak infrastruktur lain. Jokowi juga nanti akan memperhatikan SDM dan termasuk kesejahteraan masyarakat, seperti karet dijadikan aspal," ungkapnya.
"Kami harapkan ada perubahan di kubu PAN sendiri. Kami mendukung Jokowi-Amin, memulai dari kader dan simpatisan," lanjut Sholahudin.
Sementara itu, kader PAN lain, Sumardi, mengaku sebenarnya ada banyak kader PAN yang mengikuti jejak memberi dukungan ke Jokowi-Amin. Hanya saja belum terakomodasi.
"Harapan kita ini membuat terobosan. Teman-teman kader lainnya sebenarnya menunggu momen-momen seperti ini, hanya saja belum membuka suara," ucapnya.
Ia pun berharap agar para pengurus berjiwa besar dan berpikir dua kali untuk memberikan dukungan di Pilpres mendatang.
"Mereka belum berani mengeluarkan pendapat, mari kita berjuang bersama, berjuang yang riil," kata dia.
Sumardi menerangkan kader yang tergabung ini akan berjuang lagi dari bawah untuk membantu mendukung pasangan calon Presiden Jokowi-Amin. Diakuinya, hal itu sebenarnya mudah karena diperlukan upaya memerangi hoaks (berita bohong).
"Kami cinta PAN, kami jadi kader karena kami menyayangi partai ini dan tidak pindah ke lain partai. Namun kami memiliki hak suara dan pilihan hati kami sendiri. Untuk memenangkan Jokowi-Amin yang diperlukan adalah bagaimana caranya melawan hoaks," tandasnya. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved