Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

PPP akan Pidanakan Humphrey Djemat karena Dukung Prabowo

Supardji Rasban
25/11/2018 16:20
PPP akan Pidanakan Humphrey Djemat karena Dukung Prabowo
(ANTARA)

KETUA Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy akan memidanakan Humphrey Djemat atas dukungannya kepada pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Humphrey yang menjabat Ketua Umum PPP Muktamar Jakarta akan dibidik pasal pidana karena mengaku-ngaku dan membohongi publik.

"Enggak ada dualisme dualisme, itu sudah berakhir pada Juli 2017. Karenanya saudara Hamprey sudah kita peringatkan untuk tidak ngaku-ngaku. Seperti yang tadi saya sebut kalau ada nabi palsu, maka PPP itu termasuk PPP palsu," ujar Romi, sapaan akrabnya.

Hal itu disampaikan Romi usai memberikan tausiah pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Lahir ke-22 Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Hasaniyyah, di Desa Kedawon, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Minggu (25/11).

Romi menerangkan, PPP sampai hari ini sudah utuh di bawah kepimimpinan hasil muktamar 2016 di Jakarta dan PPP juga sudah menentukan pilihan secara utuh seluruh cabang dari mulai Sabang sampai Merauke mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin.

Menurut Romi, Humprey merupakan petualang politik yang barangkali selama hidupnya belum pernah mencoblos PPP.

"Jadi jangan ada yang terbingungkan dengan manuver politik karena itu hanya manuper politik murahan dari seotrang petualang politik," jelasnya.

Romi mengaku saat ini dirinya setiap hari berkeliling seluruh Nusantara untuk mengampanyekan Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Bahkan seluruh caleg kita diwajibkan mengampanyekan Pak Jokowi dan Kiai Ma'aruf Amin," jelas Romi.

Terkait target kemenangan untuk calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01 untuk di Jateng, Romi optimistis bisa mencapai angka 80%.

"Tapi untuk kemenangan tingkat nasional 70% dan insyaallah angka 70% itu sampai saat ini masih on the track," ucapnya.

Meski demikian tambah Romi, Tim Sukses Jokowi-Maruf Amin tidak ingin berpuas diri.

"Karena sesungguhnya dukungan yang semakin besar kepada Pak Jokowi dan Kiai Maruf Amin menunjukkan bahwa masyarakat mengakui kinerja Pak Jokowi sebagai kerja yang nyata untuk rakyat," pungkasnya. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya