Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Erick Thohir Hadiri Deklarasi Perempuan Indonesia untuk Jokowi-Amin

Agus Utantoro
16/11/2018 19:30
Erick Thohir Hadiri Deklarasi Perempuan Indonesia untuk Jokowi-Amin
(MI/PIUS ERLANGGA)

KETUA Tim Sukses Pemenangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Erick Thohir, Jumat (16/11), menghadiri Deklarasi Perempuan Indonesia untuk Jokowi-Amin (P-IJMA) Daerah Istimewa Yogyakarta. Deklarasi ini digelar di Plaza Ngasem, yang dahulu dikenal sebagai Pasar Burung, Ngasem, di Kecamatan Kraton, Kota Yogyakarta, Jumat.

Ketua Panitia, MY Esti Wijayanti, mengatakan, mereka ini berasal dari berbagai komponen perempuan baik dari berbagai profesi maupun berbagai golongan.

"Antara lain kader pengusung, perempuan berbagai profesi dan golongan, petani, UMKM, generasi milenial, buruh, pedagang, seniman, serta budayawan, bergabung menjadi Perempuan Indonesia untuk Jokowi-Ma'ruf Amin atau P-IJMA," katanya.

Ia mengatakan, untuk menjaga NKRI yang di dalamnya termasuk pula Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika, maka tidak ada pilihan lain untuk memenangkan pasangan Jokowi-Amin.

"Dan perempuan tidak tinggal diam, harus mengambil bagian untuk memenangkan pasangan capres-cawapres nomor urut 01. Kita harus berusaha kuat untuki kemenangan pasangan ini," tegasnya.

Menyinggung pilihan tempat di Plaza Ngasem, Esti menjelaskan, tempat ini merepresentasikan kesederhanaan, guyub rukun, dan tempat ekonomi rakyat bergulir, serta berdekatan dengan Keraton Yogyakarta.

Sementara itu, Erick Thohir mengapresiasi langkah ibu-ibu untuk ikut memenangkan Jokowi-Amin. Menurut dia, ibu-ibu termasuk kelommpok masyarakat yang tidak mudah dipolitisasi, tetapi akan menentukan pilihannya sesuai dengan nuraninya.

"Ibu-ibu ini sulit dipengaruhi pilihannya, kecuali telah merasakan sesuatu yang bisa diyakini pilihannya benar," katanya.

Ia kemudian mengemukakan, pemerintahan yang sedang berjalan sekarang ini sudah banyak berbuat misalnya dengan menerbitkan kartu pintar dan kartu sehat yang telah berhasil mengurangi beban ekonomi pengeluaran mereka yang berarti pula akan menaikkan kesejahteraan.

Menurut dia, Yogyakarta memiliki arti yang cukup penting, karena di tempat ini industri kreatif berkembang demikian pula pariwisata.

"Pertumbuhan dan perkembangan industri kreatif dan pariwisata ini menciptakan banyak lapangan kerja," katanya.

Tidak hanya itu, katanya, perkembangan itu juga telah meningkatkan kesejahteraan termasuk di kalangan ibu-ibu. Ia kemudian mencontohkan di Yogyakarta ini banyak ibu-ibu yang kini telah menekuni pula industri kreatif.

"Ini adalah bentuk komitmen dan telah dilakukan oleh pemerintahan yang sekarang," katanya.

Menyinggung adanya pelaporan ke Komnas HAM terhadap ucapan KH Ma'ruf Amin oleh sekelompok difabel, Erick menyebut sebagai mispersepsi. Menurut dia, pemerintahan Presiden Joko Widodo telah menunjukkan komitmen nyata terhadap kaum difabel terbukti dengan penggelaran Asian Paralympic Games, serta perhatian kepada para difabel yang sangat tinggi.

"Presiden juga telah memerintahkan untuk memberikan fasilitas dengan segala kekhususannya. Beliau telah bekerja keras dan menunjukkan bukti nyata," katanya. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya