Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf Amin di Jabar Fokus Tingkatkan Pelayanan Publik

Bayu Anggoro
25/9/2018 13:10
Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf Amin di Jabar Fokus Tingkatkan Pelayanan Publik
(MI/ BARY FATHAHILAH)

TIM Kampanye Joko Widodo-Maruf Amin di Jawa Barat (Jabar) akan meningkatkan pelayanan publik sebagai bentuk sosialisasi pasangan tersebut dalam menghadapi Pemilu Presiden 2019. Cara ini menjadi yang paling baik karena mengutamakan bukti dibanding janji, sehingga berimplikasi positif terhadap kandidat nomor urut 1 itu.

Ketua Tim Kampanye Joko Widodo-Maruf Amin Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengatakan, pihaknya akan menginstruksikan kader partai koalisi yang duduk di legislatif untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Dengan begitu, sosialisasi yang dilakukan ini lebih menyentuh masyarakat bahkan bisa menjawab langsung persoalan yang dirasakan warga.

"Bisa dalam meningkatkan pembangunan infrastruktur, mempermudah pelayanan publik di bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi. Kalau pemimpin daerahnya dipercayai, ngomong apapun akan diikuti rakyat," katanya di Bandung, Selasa (25/9).

Sebagai contoh, Dedi menyebut baru-baru ini dirinya sudah menginstruksikan anggota Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Garut untuk membantu warga yang kesulitan. 

"Ada postingan di Garut, yang anaknya tidak bisa sekolah karena enggak ada biaya. Saya instruksikan Fraksi Golkar di sana untuk turun membantu. Cara sosialisasi Pak Jokowi-Maruf Amin seperti ini yang lebih tepat," katanya.

Selain itu, Dedi menyebut kepala daerah yang berasal dari partai koalisi pengusung Joko Widodo-Maruf Amin harus mempermudah proses pembangunan infrastruktur seperti Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi. 

"Kepala daerah di daerah itu yang berasal dari partai koalisi kami harus mempercepat pembebasan lahan, mempermudah izin, dan lainnya," kata dia.

Lebih lanjut Dedi katakan, tim kampanye Joko Widodo-Maruf Amin di Jawa Barat sudah terbentuk hingga ke kabupaten/kota. 

"Kami tidak akan sosialisasi dalam bentuk seremoni saja," katanya. (BY)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya