Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
JAJARAN Komando Armada (Koarmada) I TNI AL melalui tim western fleet quick response (WFQR) yang terdiri dari Pangkalan Utama I Belawan dan Pangkalan TNI AL Dumai berhasil menggagalkan upaya penyeludupan 70 ton pakaian bekas asal Malaysia.
Berdasarkan informasi yang diterima Media Indonesia dari Dinas Penerangan Koarmada I TNI AL, Jumat (25/5), pengungkapan perkara terjadi di wilayah perairan Api-Api, Selat Bengkalis, tepatnya pada posisi 31' 161’’ N - 101°’57’ 753’’ E.
Kepala Dinas Penerangan Koarmada I TNI AL Letkol Laut (P) Agung Nugroho, menerangkan indikasi penyelundupan itu bermula dari informasi yang diterima tim WFQR. Informasi tersebut menyebut bahwa pada Rabu (23/5) dini hari akan masuk sebuah kapal bermuatan barang ilegal asal Malaysia ke wilayah Lanal Dumai.
"Tim kemudian langsung bergerak dan menangkap KM Teguh I berisi 70 ton ballpress (pakaian bekas) dari Port Klang Malaysia," katanya.
Sebelum kasus tersebut terungkap, sambung dia, tim lebih dulu bergerak menggunakan 4 armada patroli laut untuk menggelar patroli dengan pola penyekatan yang dibagi menjadi 2 sektor.
Walhasil, saat kegiatan berlangsung tim berhasil mendeteksi sebuah kapal yang kedapatan berlayar tanpa menyalakan lampu navigasi di perairan Bengkalis. Tanpa menunda waktu, prajurit segera menyisir area tersebut dan melakukan pengejaran terhadap KM Teguh I.
"Dalam pemeriksaan awal didapati bahwa kapal kargo bernama KM Teguh I yang di nahkodai BA dan 5 orang ABK telah membawa muatan sekitar 700 ballpress atau setara 70 ton yang tidak dilengkapi dokumen pelayaran dan muatan. Rencananya muatan ballpress ini akan dibawa ke perairan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis."
Ia mengemukakan, saat ini KM Teguh I beserta muatan 70 ton pakaian bekas dibawa ke Dermaga TNI AL Bangsal, Aceh untuk dilakukan proses lebih lanjut terkait dugaan pelanggaran pelayaran dan pelanggaran lainnya. Pangkalan TNI AL Dumai akan terus komitmen dalam melaksanakan patroli untuk menjaga keamanan serta akan menindak segala kegiatan ilegal di laut. (OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved