Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

BNN Provinsi Sumsel Musnahkan 2 Kg Sabu

Dwi Apriani
03/5/2018 16:20
BNN Provinsi Sumsel Musnahkan 2 Kg Sabu
(MI/Dwi Apriani )

PEREDARAN narkoba di Provinsi Sumatra Selatan seakan tiada hentinya. Secara kontinu, pihak-pihak berwajib terus melakukan penangkapan  terhadap pengguna, kurir, hingga bandar narkoba di wilayah Sumsel. Bahkan tak sedikit barang bukti narkoba yang sudah disita dan berlanjut ke proses hukum.

Salah satunya yang dilakukan Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumsel yang juga berkomitmen untuk terus memberantas peredaran narkoba di Sumsel. BNNP Sumsel, Kamis (3/5), memusnahkan narkoba jenis sabu sebanyak 2 kilogram.

Sabu ini dimusnahkan dengan cara di blender yang sudah dicampur dengan air dan kemudian dibuang ke tempat yang disediakan. Sebelum dimusnahkan sabu yang masih dibungkus dengan plastik bungkus hijau terlebih dahulu di uji oleh tim Labfor Polda Sumsel. 

"Barang bukti sabu yang dimusnahkan ini diamankan dari dua orang tersangka yakni Herbowo sebanyak 1.962 gram dan Asnawi sebanyak 200 gram," kata Kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol Jhon Turman Panjaitan.

Ia menerangkan, kedua pelaku ini bertindak sebagai kurir. Meski begitu, keduanya tetap akan diproses hukum. Dimana kedepan usai kelengkapan berkas, akan dilanjutkan ke pengadilan.

"Proses hukum berlanjut. Selain penanganan, kita juga fokus pada pencegahan dan upaya pemberantasan. Diantaranya, bekerjasama lebih efektif dengan pihak terkait lainnya seperti kepolisian, untuk semaksimal mungkin bersinergis berantas peredaran narkoba," ucapnya.

Ia meyakini upaya pemberantasan dan penanganan masalah narkoba ini dapat meminimalisir peredaran narkoba itu sendiri. Apalagi, beberapa waktu belakangan ini kepolisian menindaktegas peredaran narkoba bahkan ada beberapa kasus dimana pelaku ditembak mati.

"Kami meyakini ini dapat memberikan tren efek jera. Karena tindaktegas atas peredaran narkoba benar-benar dilakukan di Sumsel," ungkap dia.

Jhon menerangkan BNNP Sumsel mempunyai tiga langkah khusus untuk mencegah dan menghentikan peredaran narkoba ini. Yakni dengan upaya preventif yakni sosialisasi yang dilakukan kepada masyarakat.

"Ini rutin kita lakukan, dimana sasarannya pelajar dan masyarakat umum. Karena narkoba saat ini mulai memasuki semua lini masyarakat," terang Jhon.

Lalu, melakukan pemberantasan skala besar dan jaringan-jaringan narkoba yang ada di Sumsel. "Selain itu juga, pihaknya melakukan program rehabilitasi kepada masyarakat yang sudah menjadi pecandu. Upaya ini dinilai efektif dalam pencegahan dan menghentikan peredaran narkoba," tandasnya. (A-5)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Agus Triwibowo
Berita Lainnya