Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Stok Pangan di Bali Aman hingga Akhir Tahun

Ruta Suryana
02/5/2018 15:50
Stok Pangan di Bali Aman hingga Akhir Tahun
(ANTARA)

DINAS Ketahanan Pangan Provinsi Bali memastikan ketersediaan pangan termasuk beras di Pulau Dewata aman hingga enam bulan ke depan sampai memasuki musin panen berikutnya pada akhir tahun. 

Kebutuhan konsumsi beras di Bali yang berpenduduk 4,2 juta jiwa termasuk wisatawan berkisar rata-rata 36 ribu ton per bulan. "Ketersediaan beras di Bali aman hingga enam bulan ke depan," ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Bali I Wayan Mardiana saat dihubungi, Rabu (2/5).

Ketersediaan beras itu terpantau di pedagang dan penggilingan padi yang saat ini masih panen raya. Melalui program pengembangan usaha pangan masyarakat, kata Mardiana, pemerintah menggelontor dana subsidi sebesar Rp160 juta yang digelontor ke gabungan kelompok pertanian untuk pembelian gabah, penggilingan hingga penjualan dalam bentuk beras ke toko-toko tani (TTI) yang tersebar di kabupatem di Bali. Dari subsidi Rp160 juta itu, Rp60 juta termasuk untuk biaya operasional pendistribusian beras ke toko-toko tani.

"Ke toko-toko tani beras diserahkan seharga Rp8.600 dan selanjutnya toko hanya boleh mengambil untung Rp200 per kg, sehingga maksimal menjual ke masyarakat Rp8.800 per kg," jelas Mardiana. 

Selain produksi padi lokal, pedagang di Bali juga memasok beras dari luar Bali seperti dari Lombok dan Banyuwangi, Jawa Timur hingga 7.000 ton per bulan.

Selain beras, ketersediaan maupun harga jenis pangan lainnya saat ini masih terkendali, termasuk bawang putih meski sebagian besar dipasok dari luar Bali. Dari kebutuhan bawang putih 6. 380 ton/tahun, Bali hanya mampu memproduksi 424 ton per tahun, sehingga 5 ribu ton lebih harus didatangkan dari luar daerah.

Saat ini harga bawang putih di kota Denpasar masih stabil di kisaran Rp28.000/kg. Harga bawang merah Rp32 ribu/kg, dan cabai merah keriting Rp38 ribu/kg.

Menyikapi melambungnya harga daging ayam, pihak Dinas Ketahanan Pangan masih akan menggelar pertemuan dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Bali. Sebelumnya pengusaha ternak ayam mengusulkan agar diizinkan mendatangkan ayam potong dari Jawa guna mengendalikan harga daging ayam di pasaran yang naiktajam.

"Besok (Kamis) kami masih akan rapat membahas soal itu (kenaikan daging ayam) dengan TPID," ujar Mardiana. (A-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Agus Triwibowo
Berita Lainnya