Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Hujan Deras Tiga Jam, Pangkalpinang Kembali Banjir

Rendy Ferdiansyah
27/4/2018 20:00
Hujan Deras Tiga Jam, Pangkalpinang Kembali Banjir
(ANTARA)

HUJAN Lebat yang mengguyur perbatasan Kota Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka serta di Kabupaten Bangka Barat selama tiga jam, Jumat (27/4) menyebabkan sejumlah daerah tergenang air setinggi 50 cm hingga 1 meter.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Provinsi Bangka Belitung (Babel) Mikron Antariksa membenarkan sejumlah daerah baik itu di perbatasan Pangkalpinang-Bangka maupun Muntok Bangka Barat banjir. Sebanyak 161 kepala keluarga (KK) tercatat terdampak banjir tersebut.

Hal ini menurut Mikron disebabkan curah hujan yang tinggi sehingga sungai dan kolong tidak mampu menampung debit air, sehingga meluber ke rumah warga dan jalan.

"Di Muntok Bangka Barat, sungainya meluap karena tidak mampu menampung air hujan, sedangkan untuk di Air Nangka Pangkalpinang perbatasan dengan Banga, air kolongnya pun meluap, sehingga menggenang rumah warga dan jalan," kata Mikron.

Mikron menyebutkan, saat ini timnya sedang membantu warga untuk melakukan evakuasi. Mereka sudah mendirikan tenda posko di beberapa titik beberapa warga sudah dievakusasi.

Mikron menambahkan, untuk genangan air, di daerah perbatasan Pangkalpinang-Bangka diperparah oleh saluran dari kolong Air Nangka I menuju Air Nangka II yang sempit karena area saluran yang sebelumnya kolong besar sudah disulap warga menjadi rumah.

Kepala PUPR Babel. Noviar Ishak mengatakan kondisi air itu diperparah lagi oleh saluran bagian hilir box culvert dimensinya terlalu kecil, sehingga tidak mampu menampung aliran air.

"Seperti bottle neck, di hulunya lebar, di hilir sempit. Jika diizinkan pemilik tanah, kami akan coba melebarkan saluran bagian hilir tersebut. Kami sangat berharap, pemilik tanah mengizinkan untuk kepentingan masyarakat banyak," kata Noviar. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya