Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Bandara Jenderal Besar Soedirman Rampung Akhir 2019

Liliek Dharmawan
23/4/2018 18:20
Bandara Jenderal Besar Soedirman Rampung Akhir 2019
(Ist)

PRESIDEN Joko Widodo meresmikan dimulainya pembangunan Bandara Jenderal Besar (BJB) Soedirman di Desa Wirasaba, Kecamatan Bukateja, Purbalingga, Jawa Tengah (Jateng), Senin (23/4). 

Untuk tahap pertama, pembangunan landasan sepanjang 1.600 meter, tahap kedua 2.500 meter serta pembangunan terminal penumpang seluas 3 ribu meter persegi.

Menurut Presiden, pembangunan bandara tersebut akan rampung pada akhir 2019 mendatang. Dengan luas 3 ribu m2, maka bandara bisa menampung 300 ribu penumpang setiap tahunnya. Presiden berharap, dengan adanya pembangunan bandara akan berdampak positif tidak hanya bagi Purbalingga, melainkan juga kepada delapan kabupaten lainnya. Yakni Banjarnegara, Kebumen, Banyumas, Pemalang, Tegal, Brebes, Kota Tegal, dan Wonosobo.

"Semua bisa memanfaatkan bandara ini dan kita harapkan akan muncul titik-titik pertumbuhan ekonomi baru," jelasnya saat meninjau lokasi calon BJB Soedirman di Purbalingga.

Dijelaskan oleh Presiden, di Purbalingga dan sekitarnya sekarang ini sudah tumbuh investasi, yang semuanya hampir orientasi ekspor. Seperti industri bulu mata terbesar karena memperkerjakan 60 ribu tenaga kerja. 

Kalau bandara ada diharapkan investasi-investasi itu akan membesar dan terus bereskspansi. "Kita harapkan bukan hanya bulu mata saja, investasi-investasi di bidang lainnya bisa dikembangkan," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Purbalingga Tasdi menyambut baik dimulainya pembangunan  konstruksi BJB Soedirman. Dengan adanya bandara komersiil diharapkan dapat dapat menopang perekonomian 9 kabupaten di Jateng selatan dan barat. "Kami telah menyediakan tanah seluas 5 hektare (ha) serta Pemprov Jawa Tengah seluas 9 ha. Pemkab telah membangun akses jalan menuju BJB Soedirman senilai Rp125 miliar termasuk ganti rugi tanah Rp30 miliar," jelasnya.

Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Jateng Heru Sudjatmoko mengatakan
keberadaan bandara dipandang sangat vital, karena di Jawa tengah yang kemiskinannya relatif tinggi ada 15 kabupaten dan sebagian besar di bagian barat selatan. "Harapannya akan mendorong kegiatan sosial ekonomi warga yang akan kita harapkan efek positifnya sangat tinggi," ngkapnya.

Pada kesempatan kunjungan di Purbalingga, Presiden Jokowi berkenan mengunjungi PT Boyang Industrial, sebagai perusahaan yang bergerak di bidang rambut palsu dengan karyawan kurang lebih 10 ribu. (A-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Agus Triwibowo
Berita Lainnya