Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah Sumatra Barat (Sumbar) belum melepasliarkan seekor harimau sumatra yang masuk perangkap di Koto Tabang, Jorong Muaro, Nagari Koto Rantang, Kecamatan Palupuah, Kabupaten Agam. Alasannya untuk menjadi umpan bagi kawanan lain yang masih berkeliaran di sekitar lokasi.
Kepala Seksi Wilayah I BKSDA Sumatra Barat Khairi Ramadhan, menjelaskan berdasarkan laporan masyarakat harimau yang berkeliaran di lokasi ada 3 ekor, terdiri satu induk dan 2 ekor anaknya.
"Harimau yang masuk perangkap merupakan anaknya. Untuk 2 hari ke depan, akan kita gunakan sebagai umpan untuk menangkap induk dan saudaranya," ujar Khairi, Minggu (15/4).
Dijelaskannya, jika anak harimau yang masuk perangkap itu langsung dievakuasi, dikawatirkan induknya akan mencari anaknya. Sebab itu, lebih baik dipasang dua perangkap lagi untuk memancing induk atau anaknya yang lain masuk perangkap.
Dia menambahkan, untuk sementara harimau tersebut dibiarkan di dalam perangkap untuk dua hari ke depan. "Nantinya akan kita pindahkan ke hutan lindung di Solok," ungkapnya.
Meski demikian, pihaknya memastikan harimau tersebut kondisi kesehatannya cukup baik. "Keadaan harimau tersebut dalam kondisi sehat," ujar seorang tim dokter hewan penyelamatan satwa liar dari BKSDA Provinsi Sumbar, Sefrizal.
Menurutnya, dipantau dari dekat, harimau itu menampakkan sifat liarnya. Hal demikian menandakan kondisinya stabil. (A-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved