Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Aparat Gabungan Sisir Depot Jamu Tradisonal

Reza Sunarya
15/4/2018 19:50
Aparat Gabungan Sisir Depot Jamu Tradisonal
( ANTARA FOTO/Didik Suhartono)

APARAT gabungan di Purwakarta Jawa Barat menyasar sejumlah toko penjual jamu yang di indikasikan menjual miras dan tuak.

Tim gabungan mengintensifkan operasi ke sejumlah titik yang disinyalir menjadi lokasi transaksi jual beli minuman keras oplosan. Diantaranya penjual miras berkedok depot jamu tradisional.

Petugas dari unsur TNI/Polri dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) langsung melakukan penyisiran ke sejumlah depot jamu.

"Kami melakukan operasi bersama dengan jajaran TNI/Polri. Fokus memburu pedagang miras, baik itu yang oplosan maupun yang bermerk," Kata Kabid Trantibum Satpol PP Purwakarta, Beny Primiadi. Minggu (15/4).

Beny menyebutkan kegiatan ini merupakan upaya cipta kondisi di wilayah ini. Salah satu tujuannya, untuk mengantisipasi kejadian serupa seperti yang terjadi di beberapa daerah.

Petugas menyita ratusan botol minuman beralkohol berbagai merk dari para pedagang di beberapa lokasi. Untuk barang bukti tersebut, telah diserahkan ke pihak kepolisian untuk diproses lebih lanjut.

Selain ke lokasi penjual miras, petugas juga menyisir tempat-tempat yang biasa dijadikan lokasi tongkorang muda-mudi. Karena, ada laporan yang masuk ke pihaknya, jika lokasi tersebut kerap dijadikan lokasi pesta miras.

Sementara itu Kapolres Purwakarta, AKBP Twedi Aditya Bennyahdi  mengatakan,  jajarannya tak akan main-main soal minuman memabukkan dan banyak menimbulkan korban jiwa.

"Penyisiran tak hanya akan difokuskan di wilayah perkotaan. Tapi, kami juga akan menyisir hingga ke wilayah pelosok dan perbatasan. Termasuk, ke tempat-tempat hiburan malam," tegas Kapolres.(A-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Agus Triwibowo
Berita Lainnya