Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
WARGA Desa Ambarjaya, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menerima pembayaran dana kompensasi pembebasan lahan untuk pembangunan jalan tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) di seksi II.
Total dana yang digelontorkan pemerintah untuk pembayaran kompensasi pembebasan lahan di Desa Ambarjaya mencapai Rp16 miliar lebih. "Pembayaran itu untuk kompensasi pembebasan 47 bidang tanah seluas 71.910 meter persegi. Total besaran dana pembayarannya mencapai Rp16.694.574.000," terang Kepala Bagian Sarana dan Prasarana Setda Kabupaten Sukabumi, Eki R Rizky, Selasa (3/4).
Proses menuju pembayaran uang kompensasi pembebasan lahan untuk pembangunan tol Bocimi di wilayah tersebut cukup panjang. Terlebih dulu dilakukan verifikasi dan validasi data kepemilikan tanah oleh Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional. Proses verifikasi dan validasi data kepemilikan tanah cukup lama karena harus betul-betul akurat.
"Ketika BPN sudah menyatakan data kepemilikan tanah itu akurat, kemudian diserahkan ke Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat). Setelah proses itu selesai, maka selanjutnya para pemilik tanah menerima nominal sebagai bentuk ganti rugi melalui dana transfer melalui pihak perbankan yang telah ditunjuk Kementerian PUPR," sebut Eki.
Eki menyebutkan, sejauh ini tidak ada aksi protes dari warga yang lahannya digunakan pembangunan tol Bocimi. Artinya, warga tidak mempermasalahkan besaran ganti rugi dari pemerintah.
"Para pemilik tanah yang mendapatkan kompensasi puas dengan jumlah nominal dari ganti rugi pemembebasan lahan. Insya Allah, dana kompensasi yang mereka peroleh diterima utuh. Tidak ada potongan sepeser pun," tandasnya.
Sekda Kabupaten Sukabumi, Iyos Somantri, seksi II pembangunan tol Bocimi meliputi Cigombong Kabupaten Bogor hingga ke Cibadak Kabupaten Sukabumi.
Iyos mendukung terus disosialisasikannya pengadaan lahan kepada masyarakat untuk menghindari bergentayangannya oknum calo yang ingin memanfaatkan situasi.
"Sejauh ini, beberapa kali dilakukan sosialisasi di beberapa lokasi yang akan dilintasi tol Bocimi, pada umumnya tidak ada penolakan dari masyarakat. Warga setuju lahan mereka akan digunakan untuk pembangunan jalan tol," terang Iyos.
Panjang jalan tol Bocimi yang terbentang dari Bogor hingga ke Sukabumi mencapai lebih kurang 54 kilometer. Pengerjaannya terbagi dalam empat seksi. Seksi I meliputi Ciawi-Cigombong sepanjang 15,3 kilometer, Seksi II meliputi Cigombong-Cibadak sepanjang 12 kilometer, Seksi III meliputi Cibadak-Sukabumi Barat sepanjang 14 kilometer, dan Seksi IV meliputi Sukabumi Barat-Sukabumi Timur sepanjang 13 kilometer.
"Kita berharap masyarakat juga mendukung program ini dengan tidak mempersulit proses pembebasan lahan nanti," imbuhnya. (A-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved