Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Waspadai Potensi Longsor di Sejumlah Daerah

Bayu Anggoro
03/4/2018 17:30
Waspadai Potensi Longsor di Sejumlah Daerah
(Mi/Agus Utantoro )

LONGSOR yang diakibatkan pergerakan tanah diprediksi masih akan terjadi meski curah hujan sudah berkurang. Berdasarkan peta Zona Kerentanan Gerakan Tanah dari Badan Geologi, terjadinya bencana tersebut masih bisa terjadi di hampir seluruh wilayah Tanah Air.

Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kasbani di Bandung, Selasa (3/4), mengatakan pergerakan tanah ini berpotensi di Aceh, Sumatra Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatra Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Kalimantan Barat. 

Selain itu, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Utara, Maluku Utara, dan Papua pun tidak luput dari ancaman bencana tersebut.

Hal ini dikarenakan masih akan berlangsungnya musim hujan di wilayah tersebut meski intensitasnya berkurang. Dia menjelaskan, bencana longsor/gerakan tanah yang terjadi diakibatkan tingginya curah hujan.

Sebagai contoh, bencana tersebut yang terjadi di sebagian besar Pulau Jawa, Sulawesi, Maluku, Papua dan Sumatera dipicu oleh intensitas curah hujan yang sangat tinggi. 

Menurut Kasbani, selama bulan Maret terjadi 146 longsor di 43 kabupaten/kota. "Sebagian besar di Pulau Jawa," kata Kasbani.

Dia pun mengimbau pemerintah khususnya kabupaten/kota agar tetap siaga untuk mengantisipasi terjadinya bencana tersebut. Pemerintah daerah diimbau memerhatikan peta kebencanaan di masing-masing wilayah yang menurutnya sudah diberikan kepada setiap pemerintah daerah.

"Kita sudah memberikan peta prakiraan untuk satu bulan ke depan. Ini sebagai peringatan dini untuk pemerintah daerah," katanya.

Dia menyontohkan, pemerintah daerah di wilayah Puncak, Jawa Barat, harus mengantisipasi terjadinya potensi longsor susulan. Selain untuk menghindari korban jiwa, antisipasi inipun penting untuk menekan potensi kerusakan infrastruktur.

"Di Puncak, telah kami berikan ada potensi longsor susulan baik cepat maupun lambat. Biasanya longsor yang lambat ini berpengaruh ke infrastruktur," katanya. (A-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Agus Triwibowo
Berita Lainnya