Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Mensos dan Menhub Puji Kecerdasan Generasi Muda

Widjajadi
31/3/2018 18:45
Mensos dan Menhub Puji Kecerdasan Generasi Muda
(ANTARA)

MENTERI Sosial Idrus Marham dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi gelar Dialog Nasional ke-9 untuk Indonesia Maju dengan sekitar 2.000 perwakilan elemen kemasyarakatan Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, di GOR Diponegoro, Sragen, Sabtu ( 31/3). Dialog sebagai upaya menyerap informasi dan sekaligus memberikan pelaporan tentang capaian hasil kerja Pemerintah Jokowi-Jusuf Kalla selama tiga tahun terkahir ini.

Dialog berlangsung sangat cair. Dipandu oleh penyanyi langgam campuran Didi Kempot yang lugas, baik Mensos Idrus Marham, Menhub Budi Karya dan juga dari Direksi PLN menyampaikan berbagai program yang sudah dilakukan Presiden selama tiga tahun pemerintahannya, terutama menyangkut capaian pembangunan di bidang infrastruktur, program pengentasan kemiskinan dan sekaligus pemberdayaannya serta hasil pembangunan kelistrikan di Tanah Air.

Hadirnya 12 mahasiswa dan pelajar sekolah lanjutan di atas panggung menjadikan dialog semakin hidup. Perwakilan generasi muda itu mengundang takjub para nara sumber,ketika secara bergantian menyampaikan pendapat dan gagasan terkait nasionalisme kebangsaan, dan juga upaya pengkritisan dan solusi terkait kebijakan mengurai permasalahan infrastruktur yang berkait dengan arus mudik lebaran. dan sejumlah kebijakan pemerintah lain.

Idrus Marham yang menyimak pendapat perwakilan generasi muda di Sragen ini meminta kepada para peserta dialog untuk bertepuk tangan yang keras, karena cara-cara cerdas yang diutarakan mereka saat mengemukakan pendapat memberikan rasa optimisme. 

Budi Karya pun menyebut, ketika masa SMA, dia yakin belum bisa mengemukakan pendapat secara kristis dan penuh solutif itu. "Pada zaman saya, sulit untuk berpendapat seperti itu. Ini sungguh mengembirakan," ucap Budi Karya. 

Dan begitu halnya Mensos Idrus Marham juga dengan suara nyaring mengatakan: "Ini sungguh mengagumkan, generasi muda kita ternyata pintar dan cerdas-cerdas, patut diberi penghargaan dengan tepuk tangan yang keras." 

Sebagai bentuk apresiasi atas kepiawaian para wakil generasi muda di dalam mengemukakan pendapat kritisnya yang sangat membangun, kedua menteri langsung memberikan hadiah. Yang mahasiswa mendapatkan hadiah laptop dan helm. Perwakilan siswa mendapatkan hadiah sepeda listrik dan juga helm.

Sementara kepada para wartawan, baik Idrus Marham maupun Budi Karya mengatakan, sebagai pembantu presiden, mereka akan terus terjun ke tengah masyarakat, untuk mendengarkan dan membuat pelaporan terkait hasil pembangunan selama tiga tahun.

"Apa yang kami lakukan ini merupakan bagian dari karakter kepemimpinan Presiden Jokowi. Kita ingin rakyat betul betul melihat fakta-fakta pembangunan yang ada, meligat program nyata yang sudah dilakukan pemerintah dengan segenap kementerian dan lembaga yang ada," ujar Idrus.

Dengan cara itu, rakyat akan memahami, dan bisa memilah dan menangkal atas berita hoaks atau fitnah-fitnah yang terkait dengan  Presiden Jokowi maupun pemerintahannya yang dilakukan oleh beberapa elite belakangan ini. 

"Dari hasil dialog, kami mempunyai keyakinan ternyata rakyat tetap pada fakta-fakta yang ada," kata politikus senior Partai Golkar yang menggantikan Khofifah Indar Parawansa itu. (A-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Agus Triwibowo
Berita Lainnya