Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Batang dan Pemalang Buka Pintu Lebar untuk Investasi

Akhmad Safuan
30/3/2018 20:05
Batang dan Pemalang Buka Pintu Lebar untuk Investasi
(ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra)

PEMERINTAH Kabupaten Batang dan Pemalang, Jawa Tengah tetapkan sebagai tahun investasi, berbagai upaya akan ditempuh untuk mendorong masuknya investasi baik itu pembenahan infrastruktur maupun peraturan daerah.

"Kita sudah tetapkan Batang sebagai daerah investasi, kita akan berupaya semaksimal mungkin untuk masuknya investasi," kata Bupati Batang Wihaji kepada Media Indonesia, Jumat (30/3).

Guna mendorong masuknya investasi, demikian Wihaji, upaya yang dilakukan selama satu tahun kedepan adalah pembenahan infrastruktur yang ada, seperti pembangunan jalan, penyiapan pelabuhan hingga memenuhi kebutuhan para investor.

Pembangunan jalan Tol Trans-Jawa dan PLTU Batang yang segera selesai merupakan salah satu peluang untuk dapat mengundang investor datang ke Batang.

"Kita juga telah menyiapkan ratusan hektare lahan di tiga lokasi untuk kawasan industeri di sepanjang Jalur Pantura," ujar Wihaji.

Lebih dari itu, menurut Wihaji, kemudahan perizinan terhadap investasi juga akan dilakukan termasuk memangkas atau memperbaiki peraturan yang dapat memghambat investasi itu sendiri. "Kalau ada Perda yang menghambat masuknya investasi akan kita pangkas habis, pokoknya lima tahun kedepan investasi akan tinggi di sini," tambahnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Bupati Pemalang Junaidi bahwa kabupaten yang baru saja mendapatkan penghargaan dunia pada World Summit on the Information Society (WSIS) Prize 2018 dari International Telecommunication Union (ITU) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terus akan mendorong masuknya investasi di daerah.

"Saya optimistis investasi di Pemalang akan meningkat karena IT telah disiapkan hingga desa-desa, hanya dengan meng-klik android Anda masyarat dunia sudah dapat melihat peluang di desa-desa di Pemalang," kata Junaidi. (A-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Agus Triwibowo
Berita Lainnya