Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) telah mengintruksikan agar selama Asian Games pada Agustus 2018 mendatang, Pertamina wajib menjual bahan bakar minyak dengan oktan di atas 90.
Sebagai salah satu tuan rumah Asian Games, Palembang artinya juga akan memberlakukan hal itu. BBM yang dijual disepanjang jalur perjalanan tamu dan ofisial akan diisi seperti Dexlite, Pertamax Turbo, dan sebagainya. Terkecuali Premium dan Solar.
Terkait wacana penghentian pasokan premium saat Asian Games itu, General Manager Pertamina Marketing Operational Region II Sumbagsel, Erwin Hiswanto, mengatakan pihaknya masih menunggu petunjuk teknis dan konfirmasi dari pemerintah maupun kantor pusat.
"Akan kami konfirmasi lagi karena yang keluarkan kebijakan KLHK, kalaupun nanti dihentikan, inginnya di lingkungan sekitar Asian Games berlangsung saja," kata Erwin.
Erwin mengaku pihaknya bakal kerepotan jika memang premium di seluruh SPBU di Kota Palembang dihentikan. "Apakah masyarakat tidak boleh beli premium kami pastikan dulu, kalau memang tidak bisa kami agak repot. Kalaupun iya kemungkinan premium yang di wilayah luar, seperti perbatasan Kota Palembang tetap disuplai," ujarnya.
Menurutnya, jika premium dilarang di sepanjang jalur asian games, artinya semua SPBU dari kawasan bandara hingga Jakabaring akan disetop distribusi premium dan solar. Sesuai anjuran KLH, di sepanjang jalur tersebut pihaknya hanya boleh menjual BBM berstandar Euro 4, dan ini hanya pada jenis Pertamax Turbo dan Pertamina Dex.
Erwin mengaku, Pertamina siap menambah pasokan BBM kualitas Euro 4 yakni Pertamax Turbo dan Pertamina Dex untuk kebutuhan Asian Games nanti. Ia mengatakan suplai BBM standar Euro 4 itu bisa dipasok dari kilang Refinery Unit III di Plaju, Palembang.
"Yang jelas untuk ofisial Asian Games kami sediakan Pertamax Turbo dan Pertamina Dex. Kita bisa buat di kilang Plaju sesuai kebutuhan tinggal cari crude (minyak mentah) yang sesuai dengan standar produk tersebut," katanya.
Erwin mengemukakan selama ini konsumsi kedua produk itu sekitar 300 kilo liter (kl) per bulan. Dengan arahan pemerintah untuk menggunakan BBM yang berkualitas Euro 4, dia memproyeksi, bisa meningkatkan permintaan hingga 10 kali lipat selama event pesta olahraga terbesar di Asia itu berlangsung.
"Kami siapkan mulai bulan Juni. Selama ini produksi Pertamax Turbo dan Dex di kilang sekitar 1.000 kl per tiga bulan. Saya perkirakan konsumsi akan meningkat 10 kali lipat dari kondisi normal karena kendaraan official menggunakan produk tersebut," tandasnya. (A-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved