Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Malang, Jawa Timur, menyatakan belum memikirkan pergantian antarwaktu (PAW) bagi empat anggota dewan dan calon wali kota sekaligus petahana Wali Kota Malang Mochamad Anton setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan mereka sebagai tersangka.
Status tersangka itu terkait dugaan suap pembahasan APBD-P Pemkot Malang Tahun Anggaran 2015.
Sejauh ini, tim pemenangan PKB menyatakan terus melakukan kampanye sembari menjelaskan permasalahan yang sedang dihadapi Anton yang juga Ketua PKB Kota Malang ke masyarakat.
"Proses hukum harus dihadapi setelah KPK menetapkan Abah Anton sebagai tersangka," tegas Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) DPC PKB Kota Malang, Arief Wahyudi, kepada Media Indonesia, Sabtu (24/3).
Arief mengatakan tim PKB terus bekerja untuk memenangkan Abah Anton dan Syamsul Mahmud bersama partai koalisi PKS, Gerindra dan Perindo.
"Sabtu ini tim kampanye membagikan alat peraga dan media sosialisasi di Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang," imbuhnya.
Setelah Abah Anton menjadi tersangka dugaan suap, banyak warga dan konstituen menanyakan hal itu. Sehingga tim pemenangan berkewajiban memberikan menjelaskan secara benar dan lengkap.
Sebab pihaknya mencermati penegakan hukum oleh KPK selama berlangsungnya proses Pilkada, mulai ada kampanye hitam terkait status tersangka itu di media sosial. Menanggapi hal itu, Arief berusaha bersikap tenang dan tidak berniat lapor ke aparat penegak hukum. "Silahkan polisi saja yang menangani," tuturnya.
Arief mengungkapkan selain Abah Anton yang ditetapkan sebagai tersangka, ada empat anggota dewan dari PKB juga jadi tersangka bersama 14 anggota dewan lainnya.
Kendati demikian PKB belum memutuskan untuk melakukan pergantian antarwaktu (PAW)."PAW masih menunggu situasi. Kita lihat nanti sembari terus berkoordinasi dengan DPW PKB dan DPP PKB," ungkapnya.(A-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved