Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPAL ikan KM Bintang Sinar Rejeki dari Pekalongan, Jawa Tengah dengan tujuan Banyuwangi, Jawa Timur tenggelam di perairan Jepara. Dua anak buah kapal (ABK) hilang dan 27 ABK lain dapat diselamatkan.
Pemantauan Media Indonesia di pantura hingga Kamis (22/3) malam sebanyak 17 ABK kapal ikan KM Bintang Sinar Rejeki masih bertahan di Pulau Karimunjawa, Jepara setelah berhasil diselamatkan oleh kapal Jasa Samodera dan 10 ABK lainnya di Dukuh Pailus, Desa Karanghondang, Kecamatan Mlonggo, Jepara setelah kapal mereka tenggelam di perairan Tobanan, Jepara.
Sebanyak 29 ABK KM Bintang Sinar Rejeki dikerahui mengalami tenggelam di perairan Jepara pada Kamis (22/3) siang, sempat terombang-ambing di laut selama beberapa jam bertahan menggunakan papan sebelum mendapat pertolongan kapal yang melintas di lokasi tersebut.
"Ketika dalam pelayaran dari Pekalongan ke Banyuwangi untuk mrncari ikan, kapal kami bocor bagian lambung di sekitar perairan Tanjung Emas Semarang pada subuh karena dihantam gelombang," kata Nahkoda KM Bintang Sinar Rejeki Kasdu.
Baca juga: Kapal Nelayan Tenggelam Dihantam Gelombang di Jepara, Dua ABK Hilang
Mengatasi kondisi ini, lanjut Kasdu, para ABK berusaha mengatasi untuk melakukan penambalan lambung, namun sekitar perairan Demak mesin kapal mati hingga terombang-ambing di bawa arus laut dan kapal tenggelam di Perairan Tobanan, Jepara.
Ketika kapal tenggelam, lanjut Kasdu, para ABK berusaha tetap berkumpul dan bertahan dengan papan yang diikat dengan tali. Namun karena gelombang cukup besar akhirnya terpisah menjadi dua kelompok.
"Kita dapat informasi 17 orang teman kami diselamatkan dibawa ke Karimunjawa, sedangkan 10 orang di sini, jadi ada dua lagi ABK yang belum ditemukan," tambahnya.
Koordinator SAR Jepara Whisnu Yoga Utama mengatakan pencarian terhadap dua ABK KM Bintang Sinar Rejeki yang tenggelam di Perairan Tobanan, Jepara bernama Sutopo dan Bahrudin masih terus dilakukan dengan menggunakan KM Sadewa dan Rigit Inflatable Boat setelah 27 ABK lainnya berhasil diselamatkan.
"Pencarian mengalami kesulitan karena hari sudah mulai gelap dan gelombang cukup tinggi, sehingga kemungkinan besar dihentikan dan dilanjutkan besok," kata Whisnu.
Berdasarkan data yang dihimpun dari Basarnas Jepara 17 ABK yang kini berada di Kepulauan Karimunjawa yakni Rudi, Mahmuri, Norjono, Budi, Kirom, Ahmad Sodikin, Sukirno, Widodo, Faidur rohman, Khoirul Riswanto, Sumono, Fahrudi Prasojo, Cahyono, Kusmono, Haryanto, Andreas, dan Suroso.
Sedangkan 10 ABK yang diselamatkan di Desa Karanggondang, Mlonggo, Jepara yakni Kasdu (Nohkoda), Ali fahmi, Sutrisno, Ahmad Ridho, M Adib Panjaya Syah, Sanadi, Agus saiful, Budi Setyawan, Turah, dan Suratman. (A-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved