Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
MASYARAKAT Pulau Adonara, NTT, sangat berterima kasih atas perhatian pemerintahan Joko Widodo berupa bantuan pendidikan, sarana ibadah dan pengembangan ekonomi mikro. Kegembiraan itu bertambah setelah kehadiran Menteri BUMN Rini Soemarno dan berharap Presiden Joko Widodo segera menyusul.
"Untuk kali pertama (selama Indonesia merdeka) sekelas menteri datang ke tempat kelahiran saya, Pulau Adonara. Kami bergembira dan berterima kasih atas perhatian besar terhadap pembangunan di Indonesia Timur khususnya NTT seperti pembangunan gereja ini yang sudah selesai, serta fasilitas pendidikan," ujar Gubernur NTT, Fans Lebu Raya saat memberikan sambutan kegiatan corporate social responsibility BUMN, di Adonara, NTT, Rabu (7/3).
Menurut dia, perhatian pemerintah pusat sangat besar terhadap Indonesia Timur termasuk target elektrifikasi 100% NTT pada tahun ini serta kapal angkutan orang yang akan menghubungkan seluruh pulau di NTT bernama kapal Komodo yang ditargetkan beroperasi akhir Mei.
"Harusnya jam 2 siang ini, Bu Menteri BUMN hadir di Istana tapi masih di sini karena Bapak Joko Widodo memahaminya. Kemudian ucapkan terima kasih atas bantuannya kepada Indonesia Timur khususnya NTT dan bantuan sudah kami terima senilai Rp25 miliar. Harapannya bantuan ini bisa membuat masyarakat mandiri untuk membangun lingkungannya, kabupatennya dan provinsinya dan Indonesia," paparnya.
Masyarakat Adonara, kata dia, berharapkan Bapak Presiden Joko Widodo bisa datang ke Pulau Adonara. "Juga mudah-mudahan kita doakan seluruh menteri dan direksi BUMN selalu sehat untuk mengabdi kepada negara. Dan semoga Bapak Joko Widodo hadir ke sini sebelum nantinya 2019 kita pilih kembali, setuju kah," tanya dia, dan di jawab setuju oleh masyarakat Adonara.
Pada kesempatan sama, Rini Soemarno menyatakan target elektrifikasi bisa 100% di NTT dengan ditandai bantuan kelistrikan bagi 610 rumah tangga di Kecamatan Tanjung Bunga. Wilayah ini merupakan salah satu wilayah yang tercatat memiliki tingkat rasio elektrifikasi yang rendah dibandingkan dengan kecamatan-kecamatan lain di wilayah kabupaten Flores Timur, NTT.
Sejak pertama kali dialiri listrik pada tahun 1995, tercatat baru 4 dari 16 desa di Kecamatan Tanjung Bunga yang telah teraliri listrik. Sisanya, sebanyak 12 desa yang penduduknya belum menikmati listrik namun berkat sinergi dua BUMN yaitu PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mampu menghadirkan listrik di 6 Desa yakni Desa Kolaka, Desa Bahinga, Desa Bandona, Desa Waibao, Desa Lewobunga dan Desa Nusa Nipa.
Menteri Rini mengungkapkan, pemberian bantuan kelistrikan merupakan bagian dari dukungan BUMN dalam mendorong peningkatan rasio elektrifikasi desa terutama desa-desa yang terletak di wilayah terluar, terdepan dan tertinggal (3T). Provinsi NTT saat ini merupakan provinsi dengan rasio elektrifikasi (53,1%) atau terendah kedua setelah Provinsi Papua 52,4%.
“Listrik merupakan kebutuhan dasar masyarakat, sehingga dengan bantuan yang diberikan tentunya memberikan manfaat bagi masyrakat. Inimerupakan kepedulian BUMN bagi masyarakat di wilayah Larantuka khususnya dan NTT umumnya. Pemerintah terus mendorong agar rasio elektrifikasi desa bisa terus meningkat terutama bagi desa-desa di pulau terluar,” ungkapnya.
PLN mencatat, rasio elektrifikasi desa di Kabupaten Flores Timur saat ini sudah mencapai 92 persen. Dari 250 desa, sebanyak 228 desa sudah teraliri listrik. Sisanya, sebanyak terdapat 22 desa yang belum menikmati akrab listrik dan bantuan listrik tersebut rasio elektrifikasi Kecamatan Tanjung Bunga menjadi 87,06% dari sebelumnya 85,22%.
Guna mendukung masuknya listrik ke desa dimaksud PLN telah membangun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 4,35 kms, Gardu Distribusi 1/50 kVA dan Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 0,95 kms untuk di desa Waiwuring. Selanjutnya, di Kecamatan Kolaka, PLN membangun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 75,104 kms, Gardu Distribusi 15/525 kVA dan Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 25,699 kms.
Selain bantuan kelistrikan, di Larantuka, BUMN hadir untuk negeri juga ditandai dengan perbaikan infrastruktur dasar. PT Angkutan Sungai, Danau dan Penyebrangan (ASDP), memberikan bantuan sarana air bersih dan pipanisasi di dua Desa di Larantuka yaitu di wilayah Kelurahan Waibalun dan di Desa Kalike, Pulau Solor.
BUMN-BUMN juga memberikan bantuan bagi perbaikan infrastruktur Pendidikan di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Weri, Kota Larantuka yang melibatkan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan Balai Pusataka berupa pendirian Taman Baca. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk juga memberikan bantuan bagi renovasi Gereja ST Maria Weri yang letaknya tidak jauh dari SLB Negeri Weri.
Menteri Rini juga meresmikan bantuan di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur berupa perbaikan infastruktur dasar dan pendidikan. Itu hasil kerja sama 3 BUMN. PLN memberikan bantuan kelistrikan bagi 21 Rumah Tangga di Desa Waiwuring, Kecamatan Adonara, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk memberikan banuan sarana air bersih di wilayah Wothan, Wiwerang dan di wilayah Kawela , Wotan Ulu. Selain itu, Telkom juga melakukan renovasi Gereja ST Martinus dan renovasi dua Masjid yaitu Masjid Nur Saadah Puhu dan Masjid Besar Jabal Nur.
BUMN juga hadir memberikan dukungan bagi perbaikan sekolah rusak yang ditandai dengan Grounbreaking renovasi sekolah rusak di SMP Katolik Awas sebagai bentuk kepedulian dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Renovasi sekolah tersebut diharapkan dapat mendorong peningakatan sarana belajar yang lebih baik bagi siswa/i di sekolah tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh BUMN yang terlibat dalam pemberian bantuan bagi perbaikan infrastruktur dasar, kelsitrikan, perbaikan rumah ibadah dan pendidikan di wilayah Nusa Tenggara Timur. Ini merupakan wujud nyata dan kepedulain BUMN sebagai agen pembanguan sekaligus perpanjangan tangan pemerintah. Semoga semangat ini tetap terus dijaga dan BUMN-BUMN terus meningkatkan kepeduliannya terhadap masyarakat terutama yang berada di wilayah terpencil,” pungkasnya. (X-10)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved