Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Tiga Warga Mentawai Tewas Akibat Konsumsi Penyu

Yose Hendra
26/2/2018 18:25
Tiga Warga Mentawai Tewas Akibat Konsumsi Penyu
(thinkstock)

SEBANYAK tiga warga Kecamatan Siberut Barat Daya, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat meninggal dunia setelah mengonsumsi daging penyu. Dugaan sementara mereka meninggal karena keracunan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Mentawai, Lahmuddin Siregar, mengatakan sebetulnya kejadian sudah berlangsung seminggu lalu, tetapi pihaknya baru mengetahuinya karena tidak dapat infomasi pada saat kejadian.

"Keterbatasan informasi dan masyarakat tergolong menutup-nutupi, akhirnya kami baru tahu kejadian ini," ujarnya, Senin (26/2).

Tiga orang yang meninggal tersebut ialah Asni Saleleusak yang berumur 2 tahun, Noel Samalei, 3, dan Tataramanai Sabokolok, 60.

Lahmuddin mengatakan, selain tiga orang meninggal, 28 orang lainnya mengalami sakit sehingga harus mendapat perawatan jalan. Dua orang lainnya gejala berat, dan dirawat di intensif di Puskesmas Pasakiat Taileleu.

"Warga Desa Pasakiat Taileleu Kecamatan Siberut Barat Daya, mengalami keracunan setelah menyantap daging penyu saat pesta adat (Punen) pada Minggu 18 Februari 2018," jelas Lahmuddin.

Dia menerangkan, kejadian bermula saat masyarakat menggelar pesta Punen dan melakukan perburuan terhadap penyu. Hasil berburu itu mereka mendapatkan seekor penyu yang cukup besar dengan ukuran 1,5 meter dan berat 80 kg.

Informasi yang ia kumpulkan, penyu hasil tangkapan warga tersebut dimasak dengan cara direbus. Kemudian mereka menyantap beramai-ramai.

"Seusai menyantap daging penyu, 104 warga dari enam suku yang mengonsumsi mengalami gejala keracunan, seperti pusing, muntah, sesak napas, hingga tenggorokan berlendir. Dua orang meninggal Selasa 20 Februari dan satu orang keesokan harinya," ungkapnya.

Dia mengaku, telah sering memberikan sosialisasi terhadap warga agar tidak mengonsumsi daging penyu. Sebab, berdasarkan penelitian daging penyu mengandung arsenik.

"Alga jenis tumbuhan air yang banyak menyerap logam berat. Penyu bisa memakan alga atau ubur-ubur. Makin tua umur penyu makin tinggi kandungan racunnya. Sewaktu pemeriksaan sampel keracunan penyu di tahun 2013, pada daging penyu positif mengandung arsenik," bebernya.

Sementara itu, Kapolres Kepulauan Mentawai Hendri Yahya membezuk warga yang keracunan makanan akibat diduga mengkonsumsi daging penyu di Mentawai, Sabtu (24/2).

Dia menjelaskan peristiwa tersebut berawal ketika Mateus Parerek warga Taileleu menangkap dan membagikan daging penyu kepada 5 suku saat pesta adat. Setelah mengkonsumsi daging penyu tersebut banyak yang keracunan dengan gejala mual dan sakit perut. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya