Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Nama Tanjakan Emen Diganti Jadi Tanjakan Aman

Depi Gunawan
15/2/2018 17:36
Nama Tanjakan Emen Diganti Jadi Tanjakan Aman
(MI/DEPI GUNAWAN)

SETELAH kecelakaan maut di Tanjakan Emen, Kabupaten Subang yang menewaskan 27 orang, pemerintah langsung mengubah nama tanjakan Emen menjadi tanjakan Aman. Dengan pergantian nama itu, diharapkan tidak ada lagi kecelakaan yang merenggut korban jiwa di jalur tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi seusai meninjau lokasi bersama Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, Ali Hasan, Jasa Raharja serta Ditjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kamis (15/2).

"Tanjakan Emen berubah nama jadi Tanjakan Aman, tadi kita sudah melaksanakan doa untuk keselamatan bersama dan untuk para arwah korban agar diterima di sisi Tuhan YME. Mudah-mudahan, ini adalah kejadian yang terakhir di tanjakan ini," kata Budi.

Dia menyatakan, kecelakaan bus Premium Passion pada Sabtu (10/2) lalu adalah kecelakaan terparah di tahun ini. Sebelumnya kejadian yang sama pernah terjadi pada 2012 dan 2014.

Dengan adanya rentetan kecelakaan ini, pihaknya akan langsung memasang rambu-rambu untuk memberitahukan pada pengendara agar berhati-hati karena banyaknya tanjakan dan tikungan tajam di jalur ini.

Selain itu, Dinas Pekerjaan Umum Jawa Barat juga akan membangun jalur penyelamatan (escape road) di Tanjakan Aman Subang yang fungsinya untuk membuang kendaraan apabila remnya mendadak tidak berfungsi.

Setelah rambu-rambu ini dipasang, dia berharap masyarakat dan aparat keamanan bisa menjaga dan memeliharanya. Pasalnya, beberapa alat atau sarana prasarana keselamatan yang sudah dipasang sering hilang.

"Alat-alat yang kita pasang seperti penerangan jalan umum (PJU) dan lampu jalan, baterainya ada yang hilang," tuturnya.

Ketua Komisi IV DPRD Jawa Barat, Ali Hasan menyatakan, pihaknya akan segera menggelar rapat dengan dinas Bina Marga dan Dinas Perhubungan untuk menindaklanjuti permintaan Dirjen Perhubungan Darat tersebut.

Selain untuk 'membuang sial' agar tidak terjadi lagi kecelakaan di lokasi itu, penggantian nama tanjakan Emen menjadi Aman juga karena adanya kritikan keras dari keluarga Emen yang selalu dikaitkan sebagai penyebab kecelakaan di lokasi tersebut. Nama tanjakan Emen berasal dari nama korban kecelakaan pada 1965. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya