Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Jelang Pilkada, Orang Sakit Jiwa juga Diawasi

Nurul Hidayah
08/2/2018 15:50
Jelang Pilkada, Orang Sakit Jiwa juga Diawasi
(Ilustrasi--thinkstock)

MENJELANG pilkada, orang sakit jiwa menjadi salah satu sasaran pengawasan khusus aparat keamanan. Jajaran Polres Cirebon Kota bahkan telah meminta data dari rumah sakit untuk lebih fokus mengawasi mereka.

Pemantauan terhadap orang sakit jiwa itu menurut Kapolres Cirebon Kota (Ciko) AKB Adi Vivid Bachtiar lantaran adanya dua kejadian di Jawa Barat yang disebabkan oleh ulah mereka. Yaitu penganiayaan ulama di Cicalengka dan Cigondewa oleh orang yang mengalami sakit jiwa.

Dua peristiwa yang terjadi menjelang pilkada tersebut menurut Adi Vivid bisa menimbulkan konflik tersendiri pada masyarakat. Karena itu mereka pun melakukan pemantauan untuk menghindari terulangnya kejadian serupa.

"Ada orang gila berkeliaran di pesantren saja sekarang sudah panik," ungkap Adi Vivid, Kamis (8/2).

Ia pun mengimbau agar mereka tidak panik apalagi sampai melakukan tindakan yang tidak diinginkan. "Waspada boleh, tapi jangan panik," ungkap Adi Vivid.

Untuk keperluan pengawasan itu, Adi menjelaskan, pihaknya sudah meminta data dari Rumah Sakit Gunung Jati (RSGJ), Dinas Sosial dan Satpol PP.

"Saat ini datanya sudah ada di kami. Tapi tidak untuk disebarluaskan karena terkait rahasia medis," ungkap Adi Vivid.

Selanjutnya mereka akan mendatangi rumah yang memiliki anggota keluarga yang mengalami sakit jiwa. "Akan dilihat, apakah orang itu sering berkeliaran atau di rumah saja," ungkap Adi.

Jika ternyata sering berkeliaran, mereka akan meminta kepada keluarga agar ikut menjaga dan tidak berkeliaran di masa seperti sekarang ini. Selain itu, petugas Babinkamtibmas yang ada di tiap lingkungan warga juga akan ikut memantau keberadaan orang sakit jiwa yang ada di wilayah kerja mereka.

Sementara itu pada operasi pekat yang digelar oleh Polres Cirebon Kota, pada Rabu (7/2), sebanyak 12 orang yang mengalami sakit jiwa dan berkeliaran di jalanan berhasil diamankan. Setelah itu mereka dibawa ke RSUD Gunung Jati untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya