Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Pencarian Korban di Jalur Puncak Dihentikan

Dede Susianti
07/2/2018 20:25
Pencarian Korban di Jalur Puncak Dihentikan
(MI/Dede Susianti)

TIM akhirnya memutuskan menghentikan pencarian longsor di jalur Puncak, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, karena hingga hari ketiga pencarian tidak membuahkan hasil.

"Hari ini, untuk proses evakuasi pencarian korban di Riung Gunung, kami hentikan," kata Danrem 061/Suryakencana Kolonel Mohamad Hasan, Rabu (7/2) petang di lokasi di titik Riung Gunung.

Penghentian itu dilakukan, jelasnya, karena berdasar hasil pencarian yang dimulai hari pertama pascakejadian, Senin (5/2), tidak ada hasil. Padahal, proses pencarian dilakukan dengan menggunakan berbagai cara.

"Kita lakukan pengerahan banyak personel, pasukan, alat berat, K9 atau dua anjing pelacak, dan cara lain, tapi belum ditemukan tanda-tanda adanya korban," terangnya.

Hasan mengatakan, keputusan itu hasil pembahasan bersama pihak-pihak terkait. Di antaranya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, polisi, badan geologi.

Untuk proses selanjutnya, kata dia, dilanjutkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk menormalkan dan memulihkan kembali jalan yang terdampak longsor.

Dia menjelaskan, untuk korban longsor di jalur Puncak, katanya, sesuai dengan keterangan pers sebelumnya yakni hanya satu orang meninggal dunia, satu orang kritis, dan tiga orang lainnya luka ringan. Itu semua merupakan korban longsor yang di titik Masjid At'ta Awun.

Untuk keterangan Agus Suherman, yang juga korban longsor di Riung Gunung, lanjutnya, tetap ditindaklanjuti. "Keterangan Pak Agus, bisa saja tidak, bisa saja iya ada. Kami tindak lanjuti dan kenyataan di lapangan, sampai sekarang tidak ada," kata dia.

"Bukan kami mengabaikan keterangan pak Agus. Bisa saja pada saat itu tertekan dan trauma, jadi sedikit bias," katanya lagi.

Terkait ada beberapa puing atau bagian motor dan sandal yang ditemukan di lokasi, menurut Hasan, itu kemungkinan sampah -sampah lama.

"Kemungkinan sampah-sampah lama. Karena ini tempat transit. Karena hujan deras, bisa ke bawah. Karena sampai pukul 16.30 wib, kami lakukan pencarian, belum ditemukan satu pun korban yang terindikasi dari keterangan kemarin,"pungkasnya. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya