Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM rangka menyiapkan diri Pilkada,Pilgub tahun 2018 dan Pemilu Legislstif dan Pilpres 2019 mendatang, Partai NasDem menyiapkan 250 ribu saksi yang akan siap mengaman suara di seluruh tempat pemungutan suara (TPS) di Jawa Tengah.
Untuk menyiapkan seluruh saksi, Sabtu (3/2), Partai Nasdem Jawa Tengah mengadakan Rapat Kerja Khusus (Rakersus) sekaligus melantik ratusan pengurus Komisi Saksi Partai Nasdem di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.
Kegiatan itu dihadiri Koordinator Wilayah Pemenangan Partai Nasdem se-Jateng/DIY Lestari Moerdijat, Ketua KSN DPP Partai NasDem I Gusti Putu Artha, serta Ketua Mahkamah Partai Nasdem Saur Hutabarat.
Rapat kerja khusus dan Pelantikan pengurus KSN Partai NasDem se-Jawa Tengah tersebut juga dihadiri oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo serta seluruh pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Jateng.
Ketua DPW Partai NasDem Jateng Setyo Maharso mengatakan pembentukan komisi saksi ini merupakan langkah Partai NasDem untuk mengamankan suara baik dalam Pilkada, pileg maupun Pilpres 20019 mendatang.
"Sebagai pemanasan nantinya kerja KSN ini akan dimulai saat Pilgib dan Pilkada 2018, hingga seluruh kekuatan sudah siap untuk melaksanakan tugasnya," kata Satya Maharso.
Jumlah saksi yang bakal dikerahkan, terang Setyo, sesuai dengan kebutuhan dan jumlah TPS yang ada di Jateng, saksi yang telah disiapkan di seluruh daerah di Jateng srbanyak 250 ribu orang.
"Sesuai dengan jumlah TPS di Jateng sekitar 77 ribu sampai 100 ribu, maka jumlah saksi yang disiapkan lebih dari dua kali lipatnya," tambahnya.
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, dalam kesempatan itu mengatakan bahwa langkah yang ditempuh Partai NasDem untuk mengamankan suara sangat luar biasa. "Ini langkah yang sangat baik untuk mengantisipasi hilangnya suara dalam pesta demokrasi," tambahnya.
Terkait dengan Pilgub mendatang, menurut Ganjar, langkah Partai NasDem sangat diapresiasi, karena nantinya dalam koalisi akan banyak saksi yang ditempatkan di TPS baik itu Partai NasDem, PDIP, Golkar, PPP dan partai pendukung lainnya.
"Tinggal nanti antarpartai akan berkoordinasi, saksi mana yang berada di luar dan saksi mana yang ada di dalam TPS serta saksi lain yang akan mengikuti penghitungan suara secara berjenjang," kata Ganjar. (X-12)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved