Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Gizi Buruk di Papua Sejak 2015 Berpola Sama

Marcelinus Kelen
26/1/2018 22:20
Gizi Buruk di Papua Sejak 2015 Berpola Sama
(AFP PHOTO / BAY ISMOYO)

SEKRETARIS Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Siwanus Sumule menyebut kasus gizi buruk dan campak yang menyebabkan kematian puluhan anak di kabupaten Asmat, mempunyai pola yang sama seperti kejadian luar biasa (KLB) di beberapa daerah lain di Papua, sejak 2015 hingga tahun ini.

"Setidaknya ada tujuh daerah dengan pola yang sama saat terjadi masalah gizi buruk," ungkapnya di Jayapura, Jumat (26/1).

Dalam catatan Dinas Kesehatan Papua, setidaknya ada tujuh kasus berpola sama seperti Asmat di antaranya kasus Mbua, Deiyai, Nduga, Lanny Jaya dan Pegunungan Bintang.

Silwanus menjelaskan, KLB dengan pola yang sama itu ialah kematian bayi karena tidak mendapatkan imunisasi dan terjadi pada daerah yang terisolasi, lalu yang melapor pihak gereja dan tidak ada petugas kesehatan di tempat tersebut.

"Selain itu, kematian disebabkan fasilitas kesehatan yang sangat minim serta sanitasi yang buruk, jarak kampung ke pusat kesehatan sangat jauh serta kondisi gizi buruk masyarakat setempat," terangnya.

Ia mengatakan, masalah gizi buruk memang menjadi persoalan yang sangat rumit karena melibatkan banyak aspek. Baik menyangkut masalah ketersediaan pangan maupun kompetensi tenaga kesehatan serta perencanaan pembiayaan kesehatan.

Dengan adanya pola yang sama itu, lanjut dia, maka idealnya pemerintah daerah setempat dan pihak dinas kesehatan melakukan langkah untuk menyiapkan sarana dan prasarana.

"Kepemimpinan, baik itu pada tatanan pimpinan daerah, pimpinan SKPD dan pimpinan puskesmas, sarana dan prasarana maupun partisipasi masyarakat," kata Silwanus. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya