Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Korban Calon TKI Ilegal Asal Bandung Barat Dipulangkan

Depi Gunawan
26/1/2018 18:06
Korban Calon TKI Ilegal Asal Bandung Barat Dipulangkan
(ANTARA FOTO/Aswaddy Hamid)

KEMENTERIAN Tenaga Kerja menyerahkan 5 orang korban penipuan tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal yang diselenggarakan Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN) Restu Putri Indonesia kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bandung Barat, Jumat (26/1).

Diberitakan sebelumnya, Tim Kemenaker bersama Bareskrim Polri menggerebek BLKLN Restu Putri Indonesia di Pondok Kopi, Jakarta Timur pada Kamis (18/1) lalu. Penggerebekan dilakukan setelah ada laporan dari Disnakertrans Bandung Barat tentang rencana pengiriman TKI ilegal ke Timur Tengah.

Subdit Perlindungan TKI, Direktorat Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Luar Negeri, Teguh Bachtiar mengatakan, pihaknya langsung menindaklanjuti laporan Disnakertrans Bandung Barat, terkait dugaan adanya tempat penampungan TKI ilegal di Jakarta.

"Kami langsung melakukan inspeksi, ternyata di sana ada 100 orang, 81 orang di antaranya akan dikirim ke Timur Tengah. Kemudian, para korban dibawa ke Rumah Perlindungan dan Trauma Center (RPTC) milik KementErian Sosial, hari ini kami memulangkan korban asal Bandung Barat," ujarnya.

Untuk mengungkap semuanya, kata dia, pihaknya bersama Bareskrim Polri akan mencari pihak yang bertanggung jawab. Apabila dalam pengungkapan, terbukti melibatkan Pelaksana Penempatan TKI Swasta (PPTKIS), Kemenaker pastikan akan memberikan sanksi tegas.

"Sanksi beratnya bisa sampai pencabutan izin, sedangkan untuk BLKLN, akan kami beri rekomendasi kepada Pemprov DKI untuk diberikan tindakan tegas," bebernya.

Perusahaan yang akan memberangkatkan para TKI ilegal ini adalah PT Buana Risqi yang ternyata izinnya sudah dicabut sejak 2016. Tak dipungkiri, jika saat ini masih banyak perusahaan ilegal lainnya yang masih beroperasi.

"Saya berpesan kepada calon TKI, jika mau kerja ke luar negeri, cari informasinya melalui dinas terkait," tambahnya.

Kurniasih, 43, salah seorang korban yang dipulangkan mengaku tidak tahu jika pengiriman TKI ke Timur Tengah sudah dilarang pemerintah. Dirinya berterima kasih kepada semua pihak yang telah melindunginya serta calon TKI ilegal lainnya sehingga terhindar dari penipuan.

"Sekarang saya sudah tenang, tidak khawatir terhadap calo perusahaan yang akan memberangkatkan saya ke luar negeri, sebab pemerintah sudah siap melindungi. Saya tidak mau lagi kerja ke luar negeri, cukup cari kerja di sini saja," ucap Kurniasih.

Selain Kurniasih, empat korban yang dipulangkan lainnya adalah Sanah, 45, warga Desa Cikande Kecamatan Saguling, Rani Mardiani, 31, warga Desa Singajaya Kecamatan Cihamapelas, Sutinah, 51, warga Desa Singajaya Kecamatan Cihampelas, dan Eti Sukmawati, 38, warga Desa Budikarya Girang Kecamatan Cililin. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya