Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Kampus Bina Darma Kirim Tim Mengecek Korban Musibah di BEI

Dwi Apriani
15/1/2018 19:38
Kampus Bina Darma Kirim Tim Mengecek Korban Musibah di BEI
(ANTARA)

ROBOHNYA selasar di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, mengakibatkan puluhan mahasiswa dari Universitas Bina Darma Palembang menjadi korban. Pada saat kejadian, mahasiswa dari Fakultas Ekonomi itu tengah melakukan kunjungan ke gedung bursa tersebut.

Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Bina Darma Palembang, Rabin Ibnu Zainal mengatakan, sebanyak 97 orang mahasiswa ikut dalam kunjungan tersebut dengan didampingi 4 dosen. Namun, 35 mahasiswa di antaranya sedang tidak berada di lokasi saat kejadian.

"Sekitar 62 mahasiswa berada di dalam gedung. Alhamdulillah tidak ada korban meninggal, hanya luka-luka di bagian kaki, kepala, lengan dan lainnya," ungkap dia.

Berdasar informasi sementara, puluhan mahasiswa itu berada di lantai 2 sebelum bagian balkon gedung roboh. Untuk jumlah pasti korban yang dirawat di rumah sakit masih dikumpulkan oleh pihak kampus.

Pihak kampus sudah menghubungi orang tua masing-masing mahasiswa agar tidak panik dan menunggu informasi selanjutnya.

"Kami sudah mengirimkan dosen lagi untuk langsung mengecek kondisi semua mahasiswa. Semua yang selamat dan diperbolehkan keluar dari rumah sakit akan segera dipulangkan ke Palembang," ungkap dia.

Kepala Biro Penjaminan Mutu Universitas Bina Darma, M Akbar menerangkan, kunjungan tersebut dilakukan oleh mahasiswa semester lima karena sesuai dengan mata kuliah magang dan kunjungan industri.

"Kebanyakan mahasiswa ikut kunjungan karena ada mata kuliah kunjungan industri. Kunjungan ini dilakukan selama 10 hari. Kunjungan pertama ke Jakarta dan selanjutnya ke Bali," ungkap dia.

Setelah kunjungan itu selesai, setiap mahasiswa harus membuat laporan sampai akhir semester Febuari. "Mereka baru berangkat Sabtu (13/1) kemarin. Kita terus koordinasi dengan BEI. Kita tentunya tetap bertanggungjawab. Kita mengirimkan tim, dan menyebarkan daftar korban. Kita juga membuat posko pengaduan orang tua," ungkap dia.

Pihaknya akan mengembalikan mahasiswa yang bisa dikembalikan dan yang masih cidera akan tetap dirawat di Jakarta.

"Ada tujuh rumah sakit yang merawat mereka. Untuk pembiayaan kita akan komunikasikan dengan pihak BEI. Namun yang jelas kita akan bertanggung jawab," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor BEI Palembang Hari Mulyono mengaku, sangat menyesalkan musibah di kantor BEI Jakarta. "Kita sudah koordinasikan dengan kampus serta pihak di sana untuk membantu update keadaan mahasiswa yang mengalami musibah tersebut," katanya.

Kronologisnya sendiri, jelas dia, para mahasiswa itu hendak menuju ruang galeri bursa Indonesia, namun karena ramai mereka dialihkan ke musala dulu baru gedung tersebut. Namun naasnya, saat menunggu di selaras lantai satu musibah itu terjadi. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya