Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
ADANYA pemberitaan yang meminta masyarakat berhati-hati saat membeli terompet untuk malam tahun baru, karena dapat menularkan difteri, ternyata berdampak terhadap penjualan terompet di Pangkalpinang, Bangka Belitung.
Hal itu di keluhkan Suparnoto (35) salah satu pedagang terompet di jalan Jendral Sudirman Pangkalpinang. Dia mengaku, penjualan terompet untuk melepas pergantian tahun, pada tahun ini jauh menurun jika di bandingkan tahun lalu.
Biasanya, lanjut dia, sehari sebelum tahun baru, 200 terompet habis terjual, tapi sekarang ini baru 50 terompet, apalagi di tambah dengan ada pemberitaan Difteri dapat menular melalui terompet.
"Kita jualan, seminggu sebelum tahun baru biasanya laku 200 terompet, tapi sekarang baru 50 terompet, jauh sekali penurunanya, kondisi ini semakin diperparah, dengan adanya berita terompet dapat menular difteri,"kata Suparnoto.
Hal yang sama juga di keluhkan, Yudista, dia mengaku, semenjak adanya penyakit difteri, masyarakat jadi takut membeli terompet. "Masyarakat jadi takut beli, karena takut terular Difteri melalui air liur yang menempel di terompet,"kata Yudista.
Memang diakui Yudista, sebelum dijual, terompet pasti di tes tiup terlebih dahulu untuk memastikan apakah ada bunyi atau tidak, selain itu, pembeli pun sebelum membeli selalu mencoba meniup.
"Sebelum dijual, kita tes dulu. Bunyi atau tidak terompetnya, nah untuk pembeli tidak mungkin kita larang mereka untuk mencoba meniup, jadi kita serba salah,"ujarnya.
"Biasanya sehari menjelang malam tahun baru, yang beli terompet ramai, tapi sekarang malah sepi, ini dampak dari adanya pemberitaan terompet dapat menularkan difteri,"terangnya.
Sementara, Yunita seorang Ibu rumah tangga warga Pangkalpinang mengutarakan, jadi takut membeli terompet untuk anak-anaknya, padahal setiap tahun dia selalu membeli 4 terompet.
"Masuk akal sih, kan terompet itu, selalui dicoba oleh pembeli, jadi kemungkinan ada air liur yang menempel, belum lagi air liur pembuatnya," kata Yunita.
"Memang informasi yang kita dapat Difteri merupakan penyakit menular, salah satunya melalui air liur, biarlah untuk tahun ini saya tidak beli terompet dulu,"ucapnya.(OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved