Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Minim Anggaran, 30% Jalan di Sumsel Rusak

Dwi Apriani
29/12/2017 17:25
Minim Anggaran, 30% Jalan di Sumsel Rusak
(ANTARA FOTO/Septianda Perdana)

INFRASTRUKTUR menjadi hal penting dan prioritas daerah. Namun di tengah gencarnya pembangunan infrastruktur itu, masih ada banyak titik jalan di umatra Selatan yang tidak berkondisi baik.

Bahkan, ada sekitar 30% jalan dari total panjang jalan provinsi 1.513 kilometer yang masuk kategori rusak berat, sedang dan ringan. Hal itu pun diakui oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang (PUBM-TR) Sumsel, Ucok Hidayat.

Menurutnya, menurunnya kondisi jalan mantap di Sumsel ini lantaran minimnya dana perbaikan. Terlebih setelah adanya pemangkasan anggaran yang terjadi pada 2017 lalu.

"Dana perbaikan dan peningkatan jalan ini sangat minim. Jadi kami kesulitan untuk menjadikan jalan rusak jadi jalan mantap," kata dia di Palembang, Jumat (29/12).

Ia mengaku pada 2016 lalu ada lima ruas jalan atau sekitar 140,57 kilometer diserahkan dari provinsi ke negara. Namun, provinsi juga menerima limpahan dari kabupaten/kota sebanyak 14 ruas jalan atau sekitar 231,6 kilometer.

"Karena itu untuk pelimpahan jalan kabupaten/kota kami minta diperbaiki dahulu sebelum dilimpahkan ke kami," kata dia.

Sementara itu, Gubernur Sumsel, Alex Noerdin menjelaskan jalan di Sumsel ada pengelompokannya. Pengelompokan itu berbeda tanggung jawab di antaranya jalan kabupaten, jalan negara dan jalan provinsi.

"Bagi daerah yang jalannya rusak kami imbau agar pandai-pandailah bupatinya untuk memperbaiki jalan mereka sendiri karena kami pun kesulitan untuk memperbaiki jalan," tandasnya. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya