Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Banjir Rendam Wilayah Pantura, Pelayaran Juga Dihentikan

Akhmad Safuan
29/11/2017 11:39
Banjir Rendam Wilayah Pantura, Pelayaran Juga Dihentikan
(ANTARA/ADITYA PRADANA PUTR)

BENCANA banjir yang merendam jalur pantura Semarang -Demak dan gelombang tinggi mengakibatkan pelayaran penyeberangan Jepara - Karimunjawa lumpuh serta nelayan di Laut Jawa menganggur.

Pemantauan Media Indonesia di pantura Rabu (29/11) jalur pantura Semarang - Demak macet akibat banjir merendam Jalan Kaligawe Raya, Kota Semarang sepanjang dua kilometer dengan ketinggian air 50 - 70 centimeter.

Hujan lebat yang mengguyur Pantura sejak Selasa (28/11) siang selain membuat sungai meluap dan melimpas ke jalur pantura, juga mengakibatkan beberapa kawasan terendam banjir seperi Kecamatan Genuk, Perumahan Genuk Indah, Rejosari, Kaligawe, Sawah Besar dan Karangkimpul, Kota Semarang.

"Sejak malam air sungai meluap dan merendam jalan pantura ini, dua mesin penyedot tidak mampu menyerap air dengan cepat hingga menimbulkan kemacetan panjang," kata Margono,52, warga Terboyo,Kota Semarang.

Sementara itu akibat gelombang tinggi mencapai 2,5 meter terjadi di Laut Jawa, pelayaran di pantura lumpuh, penyeberangan Jepara-Karimunjawa untuk sementara dihentikan sementara hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Kepala Bidang Perhubungan Laut Dinas Perhubungan Kabupaten Jepara Suroto mengatakan penghentian operasional penyeberangan Jepara-Karimunjawa karena gelombang tinggi mencapai 2,5 meter hinggga membahayakan keselamatan pelayaran.

Mengantisipasi terjadinya penumpukan kendaraan, barang dan penumpang, demikian Suroto, dipersiapkan rest area baik di pelabuhan Kartini, Jepara maupun Pelabuhan Karimunjawa. "Sebagian besar penumpang dan kendaraan yang hendak melakukan penyeberangan balik lagi karena pelayaran dihentikan," pungkasnya.(OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya