Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Berkas Lengkap, Dugaan Korupsi Pejabat Cianjur Segera Disidangkan

Benny Bastiandy
21/11/2017 14:14
Berkas Lengkap, Dugaan Korupsi Pejabat Cianjur Segera Disidangkan
(Ilustrasi/mediaindonesia.com)

BERKAS pemeriksaan mantan Kepala Bagian Keagamaan Pendidikan Pemuda dan Olahraga Setda Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, DAM, sudah lengkap. Kejaksaan Negeri setempat sudah siap mengajukan berkas tersebut untuk persidangan.

DAM yang saat ini menjabat camat itu ditetapkan tersangka Kejaksaan Negeri Cianjur karena diduga melakukan tindak pidana korupsi senilai Rp6.142.075.000. Dana itu bersumber dari APBD Kabupaten Cianjur tahun anggaran 2011.

"Tersangka sudah kami periksa dua kali. Berkas pemeriksaannya sudah lengkap. Jadi, sudah layak diajukan ke persidangan," tegas Kepala Seksi Intelijen Kejari Cianjur, Agus Hariono, kepada wartawan, Selasa (21/11).

DAM sempat mangkir memenuhi panggilan kejaksaan dengan alasan sakit. Namun akhirnya ia memenuhi panggilan tersebut. "Sekarang sedang dipertimbangkan apakah akan kembali memanggil tersangka atau tidak," ujarnya.

Agus mengaku penetapan DAM sebagai tersangka sudah memenuhi unsur berdasarkan alat bukti. Kalaupun DAM membantahnya, menurut Agus, merupakan hal wajar. Sejauh ini tim penyidik Kejari Cianjur sudah bekerja sesuai mekanisme dalam pengumpulan alat bukti termasuk meminta keterangan sejumlah saksi dan keterangan ahli. "Bantahan itu sah-sah saja," ujarnya.

Sementara itu DAM membantah semua yang disangkakan kepadanya. Namun ia mengaku sebagai warga negara yang baik, tentunya akan mengikuti semua proses hukum. "Saya serahkan sepenuhnya urusan hukum ini kepada pengacara," tegas DAM saat ditemui di kantor Dinas Pertanian Kabupaten Cianjur.

DAM menampik dirinya mangkir dari panggilan Kejaksaan Negeri Cianjur pada pemeriksaan kedua belum lama ini. Dia mengatakan datang ke kantor Kejaksaan Negeri Cianjur di Jalan dr Muwardi (By Pass) pada petang hari. "Saya penuhi panggilan itu tapi datangnya sore," pungkasnya.

Wakil Bupati Cianjur Herman Suherman mengaku Pemkab Cianjur terus berupaya berinovasi untuk meminimalkan terjadinya upaya tindak pidana korupsi di lingkungan pemerintahan. Apalagi moto yang digadang-gadang Kabupaten Cianjur saat ini yakni maju, agamis, dan berintegritas, sejatinya bisa menjadi penyemangat bagi aparatur sipil negara (ASN) untuk bekerja lebih baik lagi.

"Upaya-upaya itu terus kami lakukan. Mudah-mudahan ke depan tak terjadi lagi. Kita ingin ASN (aparatur sipil negara) bersih dan berwibawa untuk mewujudkan Kabupaten Cianjur yang berintegritas," tegas Herman.

Herman selalu mewanti-wanti agar para ASN harus bekerja sesuaia aturan. Kasus hukum yang menjerat DAM harus jadi pelajaran berharga bagi kalangan pejabat dan ASN lainnya untuk bekerja didasari pengabdian. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya