Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Terapkan Pariwisata Halal, Babel Raih Award

Rendy Ferdiansyah
16/11/2017 20:33
Terapkan Pariwisata Halal, Babel Raih Award
(Gubernur Provinsi Babel. Erzaldi Rosman Djohan---MI/Rendy Ferdiansyah)

PROVINSI Bangka Belitung (Babel) berhasil meraih penghargaan Halal Award 2017 sebagai Provinsi dengan Pariwisata Halal terbaik dari Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia. (LPPOM MUI).

Gubernur Provinsi Babel. Erzaldi Rosman Djohan mengatakan, penghargaan Halal Award 2017 yang diterima Babel merupakan anugerah luar biasa, hal ini memberikan gambaran bahwa pariwisata babel merupakan pariwisata halal.

Penghargaan ini menurut dia adalah kulminasi dari komitmen dirinya untuk mewujudkan Babel Syariah dengan mode pengembangan wisata halal di Bumi Serumpun Sebalai.

"Sejak awal, kami memang konsen terhadap pengembangan produk halal yang berdampak untuk peningkatan daya saing Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Pemerintah Provinsi Bangka Belitung," kata Erzaldi.

Ia menegaskan, penghargaan Halal Award 2017 akan menjadi pembangkit semangatnya untuk lebih meningkatkan potensi Babel dari berbagai sektor. "Tidak hanya wisata. Beberapa program unggulan juga sudah kami siapkan untuk menuju Babel Provinsi Termaju se-Indonesia," ujarnya.

Penghargaan Anugrah Halal Award 2017 ini diberikan oleh LPPOM MUI kepada Kadisperindag dan Kadis Koperasi UKM Bangka Belitung di Gedung SMESCO Convention Hall, Jakarta Selatan, Kamis (16/11)

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Babel, Elfiyena mengatakan, untuk tahun 2017 ini sekitar 150 produk sudah diberikan sertifikasi halal yang sebelumnya telah diseleksi oleh Tim LPPOM MUI. Ke depan masih dalam masa pengembangan produk terbaru usaha kecil halal yang digerakkan masyarakat.

"Dengan adanya label halal, masyarakat merasa nyaman dalam mengkonsumsi produk UKM ini, kedepan jumlahnya akan terus ditambah," kata Elfiyena.

Program sertifikasi halal produk kecil menengah ini disebut bias mendongkrak perputaran ekonomi di masyarakat sekaligus menjadi salah satu daya tarik wisata di Bangka Belitung selain pengembangan wilayah wisata Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Kelayang.

Pemerintah Provinsi Babel kin tengah mengembangkan Teknologi Informasi (TI) dalam pengembangan aplikasi terintegrasi guna mendukung pemasaran produk usaha masyarakat sehingga nantinya memudahkan wisatawan mencari tempat yang menyediakan produk halal dan juga akan membangun sentra-sentra produk UKM berlabel halal untuk memudahkan pemasarannya.

"Pada era digital saat ini nantinya pelaku UKM juga dituntut untuk bisa mempromosikan produk mereka melalui internet, sehingga memudahkan masyarakat mencari produk yang diinginkan yang sudah memiliki label halal," ungkap dia.(OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya