Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Bandar Narkoba Pasok 250 Ton Sabu

03/10/2017 11:05
Bandar Narkoba Pasok 250 Ton Sabu
(ANTARA/DARWIN FATIR)

KEPALA Badan Narkotika Nasional Komisaris Jenderal Budi Waseso mengakui, setelah mendalami masalah penyalahgunaan narkoba, ia merasa makin susah dan sedih. Narkoba telah merusak negara ini secara luar biasa.

“Semua daerah di negara ini sudah terpapar narkoba. Bahkan, di Papua dan Maluku Utara, yang semula saya pikir tidak terjadi penyalahgunaan narkoba, ternyata juga ditemukan tanaman narkotika yang kami sendiri tidak tahu namanya,” paparnya di Lapangan Karebosi, Makassar, Sulawesi Selatan, kemarin.

Buwas mengaku belum lama ini berkunjung ke Tiongkok. Di Provinsi Guang Zhou ia mendapatkan informasi pada 2016 lalu, bandar dari daerah ini berhasil memasukkan 250 ton sabu ke Indonesia.

Awalnya, dia tidak percaya. Namun, petugas di Guang Zhou itu meyakini data yang mereka punya.

“Namun, setelah saya hitung. Di Indonesia diperkirakan ada 6,4 juta penyalah guna narkoba, dalam satu bulan mereka bisa butuh 24 ton atau 300 ton per tahun,” jelasnya.

Karena itu, Buwas meng­ajak semua pihak untuk ikut memerangi narkoba. “Presiden sudah minta kita untuk bersatu memerangi narkoba,” tandasnya.

Di tempat yang sama, Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo mengaku sudah membentuk usaha kesehatan sekolah antikorupsi di 1.500 SMA, SMK, dan MA. “Ada sekitar 600 ribu peserta didik yang aktif dalam organisasi itu. Mereka akan dihubungkan dengan BNN agar bisa memberantas narkoba sejak dini.”

Kemarin, Polda Sumatra Selatan menangkap pedagang obat yang mengedarkan 331 ribu lebih obat berbagai jenis yang sudah kedaluwarsa. Pelaku pemilik sebuah apotek.

Di Karawang, Jawa Barat, jumlah pengguna rokok elektrik dari kalangan pelajar diperkirakan mencapai 2.000 orang. “Padahal efek rokok elektrik hampir sama dengan rokok tembakau,” kata Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat, BNN Kabupaten Karawang, Wulan Puspita. Selain pelajar SMA, rokok yang sama ditemukan dikonsumsi siswa SD. (LN/DW/CS/N-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Vicky
Berita Lainnya