Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
WALI Kota Bandung Ridwan Kamil tidak menduga masifnya dukungan kepada dirinya untuk maju dalam Pemilihan Gubernur Jawa Barat (Pilgub Jabar) 2018.
Selain dukungan politik dari Partai NasDem dan PKB, pria yang kerap disapa Emil itu juga meraih dukungan dari sekitar 300 pimpinan pondok pesantren (ponpes) di Kabupaten Cianjur.
“Saya tak menduga begitu lengkap. Pada jumat (22/9) malam, di bawah koordinasi Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Cianjur Tjetjep Muchtar Soleh, hampir 300 pimpinan ponpes deklarasi mendukung, kemudian ada karang taruna, posyandu, ada Asosiasi Pemerintah Desa Indonesia (Apdesi), sampai Asosiasi RT/RW. Itu kan dukungan sangat lengkap dan grass root,” terang Emil saat ditemui seusai acara jalan santai di Kabupaten Cianjur, kemarin.
Dia meyakini dukungan warga Kabupaten Cianjur ialah riil. Dukungan itu membuat Emil kian optimistis untuk berkompetisi dalam pilgub.
“Saya optimistis kalau Pak Tjetjep berada di depan mendukung, berarti dukungannya riil. Beliua sudah berpengalaman selama 10 tahun jadi bupati,” ujarnya.
Bahkan, menurut dia, peluang kemenangan dalam pilgub berawal dari Cianjur. “Saya punya feeling, jangan-jangan kemenangan di Jabar karena akselerasi yang dipicu Cianjur dengan pola sama. Insya Allah. Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Tjetjep dan Kang Ketua DPW Partai NasDem Jabar Saan Mustopa yang terus berupaya menyosialisasikan,” tegas Emil.
Dia juga mengaku tidak galau menantikan dukungan dari parpol lain. Dirinya juga sudah berkomunikasi dengan parpol lain di berbagai tingkatan terkait pembentukan koalisi.
“Dinamika mah dari dulu sama. Saya selalu tenang, santai, dan mengalir seperti air. Yang pasti, sebelum janur kuning melengkung atau surat resmi belum saya lihat, tidak bisa berkomentar terlalu jauh,” tandasnya.
Saan Mustopa juga mengaku bangga dengan dukungan warga Kabupaten Cianjur terhadap Ridwan Kamil. Saan meyakini dukungan kepada Ridwan Kamil tak hanya berasal dari Kabupaten Cianjur.
“NasDem punya tanggung jawab politik cukup besar untuk memenangkan Ridwan Kamil jadi gubernur,” tegas Saan.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Purwakarta Syarif Hidayat menilai ada kesan mengganjal pengajuan Bupati Purwakarta yang juga Ketua DPD Partai Golkar Jabar Dedi Mulyadi dalam pilgub.
“Langkah Partai Golkar pada awal Agustus sudah logis dan sesuai mekanisme partai serta perkaderan. Dedi Mulyadi ditetapkan sebagai kader yang maju dalam pilgub, tetapi mengapa suratnya masih ditahan?” kata Syarif. (BB/RZ/N-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved