Headline
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
Kumpulan Berita DPR RI
DEWAN Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Jawa Barat Saan Mustopa mengaku khawatir dengan data pemilih siluman. Untuk itu, dia berharap kader NasDem yang menjadi saksi Pilkada Jabar dimintanya ikut mengawasi keberlangsungan Pilkada Jabar .
"Mereka juga harus bisa mengawasi dan mencegah pemilih siluman dalam Pilkada Jabar. Untuk itu peran saksi atau partai ini juga harus ikut membantu dalam menciptakan Pilkada yang baik, bersih dan demokrasi. Bukan hanya dibebankan kepada panwaslu," ungkap Saan, Minggu (23/7).
Saan menambahkan, DPW Partai NasDem menargetkan 1.100 saksi partai untuk pemilu dari tingkat provinsi, kabupaten/kota hingga desa dan kelurahan.
"Langkah pengawasan dan pencegahan pemilih siluman. Nantinya para saksi akan diminta untuk membandingkan jumlah DPT sebelumnya dan yang baru," ucapnya.
Sebelumnya kekhawatiran DPT siluman juga dirasakan oleh Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat, Harminus Koto saat melakukan lawatan ke Karawang beberapa waktu lalu.
Harminus mencontohkan DPT siluman bisa terjadi akibat kurang sosialisasi pemerintah daerah dalam menggalakan KTP elektronik, yang saat ini menjadi persyaratan menjadi DPT.
Dicontohkannya seperti kejadian di Kabupaten Bekasi saat melaksanakan Pilkada beberapa waktu lalu. Dimana saat itu KPU setempat sudah menetapkan DPT, namun masih banyak warga yang belum melakukan perekaman haksuara.
"Ada sekitar 600 ribu warga yang belum melakukan perekaman. Kemudian otomatis KPU sibuk melakukan perekaman. Setelah diselusur ternyata dari 600 ribu, sekitar 36 ribu merupakan penduduk siluman yang ada namanya tetapi tidak ditemukan rumahnya. Sehingga persiapan perekaman suara ini perlu dilakukan secara gencar oleh pemerintah daerah, jangan sudah dekat waktu Pilkada baru dilaksanakan," terangnya.
Sedangkan Saan Mustopa menambahkan, para saksi juga akan dijadikan pihaknya sebagai kader yang melakukan sosialisasi partai langsung ke masyarakat.
"Pelatihan saksi ini sudah kita lakukan sejak satu tahun lalu. Karena kita ingin saksi-saksi yang kita lakukan bukan hanya menjaga TPS saja, melainkan mereka harus berperan lebih ditengah masyarakat dan sekaligus memberikan kader politik yang sehat," pungkasnya. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved